Sistem Akademik

Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan tinggi dalam PP No. 60/1999 adalah :

  1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian.
  2. Mengembangkan dan menyebar luaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Tujuan Pendidikan pada Fakultas Pertanian sesuai dengan tujuan pendidikan yang ditetapkan oleh Universitas Andalas, yaitu untuk menghasilkan warga negara yang berkualitas dengan ciri-ciri:

  1. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi.
  2. Berjiwa terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan langsung di bidang keahliannya.
  3. Mampu menerapkan pengetahuan, teknologi dan keterampilan teknologi sesuai dengan bidang keahlian yang dimilikinya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.
  4. Mampu menguasai dasar-dasar metode ilmiah serta pengetahuan dan teknologi dalam bidang keahliannya, guna menemukan, memahami, menjelaskan, dan merumuskan cara penyelesaiannya.
  5. Mampu menguasai dasar-dasar metode ilmiah dalam berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai ilmuwan.
  6. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidang keahliannya.

 

Program Pendidikan

Pelaksanaan pendidikan dilakukan dengan reguler, reguler mandiri, semester praktek. Disamping Program Reguler yang diterima melalui penjaringan khusus (PMDK), Ujian Masuk Bersama (UMB), Sistem Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), ada juga program penerimaan mahasiswa melalui program Reguler Mandiri (RM) untuk kedua Program Studi tersebut. Alasan utama membuka program studi Reguler Mandiri adalah memanfaatkan dan meningkatkan pembersayaan fasilitas dan sumber daya yang tersedia agar lebih efisien dan untuk menampung minat mahasiswa yang tidak berhasil lolos pada program reguler. Namun demikian program reguler mandiri dalam pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan dalam satu proses yang sama.

 

Semester Pendek

Semester pendek adalah semester yang diadakan di antara Semester Genap dan Semester Ganjil pada setiap tahun akademik. Berdasarkan pada keputusan rapat Senat Fakultas Pertanian Universitas Andalas tanggal 2 April 1998, dilaksanakan semester pendek mulai tahun akademik 1997/1998. Dalam Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 1999, disebutkan Semester Pendek dapat diselenggarakan sejauh hal tersebut diperlukan dan dilaksanakan diantara 2 semester reguler.

     Tujuan:

    1. Untuk membantu mempersingkat masa studi mahasiswa.
    2. Untuk dapat meningkatkan IPK rata-rata tamatan.
    3. Untuk mengurangi mahasiswa yang terancam DO.
    4. Untuk mendapatkan dana mandiri untuk mengembangkan Fakultas.
    5. Untuk mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki Fakultas Pertanian khususnya selama libur panjang.

 

Pelaksanaan

Secara prinsip, cara pelaksanaan semester pendek sama dengan pelaksanaan pembelajaran pada semester reguler. Perbedaannya adalah dalam waktu atau periode pelaksanaannya yang masanya lebih pendek, yakni setelah UAS Semester Genap sampai permulaan kuliah Semester Ganjil yang disesuai¬kan dengan kalender akademik tahun bersangkutan.

 

Peraturan dan Pembiayaan

Maksimal sks yang boleh diambil oleh seorang mahasiswa dalam semester pendek adalah 10 (sepuluh) SKS. Penawaran mata kuliah disesuaikan dengan permintaan mahasiswa pada saat penjaringan penawaran mata kuliah dan pengikutnya yang dimulai dari tingkat program studi. Secara teknis, pengelolaan semester pendek selanjutnya diatur dengan surat keputusan Dekan.
Sumber dana pelaksanaan semester pendek berasal dari SPP Semester Pendek yang dibayarkan oleh mahasiswa peserta. Fasilitas yang digunakan seperti gedung kuliah, laboratorium, rumah kaca dan kebun percobaan untuk pelaksanaan kuliah dan praktikum sama dengan semester reguler.

Read 261 times Last modified on Kamis, 30 Maret 2017 12:57