Berita (104)

12 Agustus 2017

Sebagai seorang mahasiswa di Universitas ternama di Indonesia, bahkan kampus yang ia miliki adalah kampus termegah di Asia Tenggara, yakni Universitas Andalas. Ridho Herdi, salah satu mahasiswa BP 16 Kampus III Universitas Andalas mampu meraih prestasi yang sangat membanggakan, dipemilihan Uda Uni Kabupaten Dharmasraya tahun 2017. Ridho berhasil terpilih menjadi uda Duta Lingkungan Hidup.

Bagi Ridho, ini merupakan suatu prestasi yang belum pernah ia bayangkan sama sekali. Bahkan baru tahun ini ia mengikuti ajang pemilihan yang paling bergengsi di tingkat Kabupaten Dharmasraya.

“Alhamdulillah saya meraih prestasi ini, menjadi Uda Duta Lingkungan Hidup. Ini suatu prestasi yang tidak pernah saya bayangkan sama sekali. Bagi saya, untuk ikut ajang pemilihan Uda Uni Dharmasraya merupakan pertama kali. Dan masuk 15 besar saja sudah suatu hal yang membanggakan bagi saya,” ungkap Ridho dengan semangat.

Keikutsertaannya di ajang Uda Uni ini, merupakan keinginannya sendiri. Karena ingin mencari pengalaman dan wawasan pada saat mengikuti ajang yang paling bergengsi di kalangan anak-anak muda Kabupaten Dharmasraya.

“Saya ikut karena keinginan pribadi saya sendiri, namun keputusan untuk ikut pemilihan ini terlebih dahulu saya ijin ke ibu saya. Jika ibu tidak mengizinkan, maka saya tidak akan ikut. Tapi, alhamdulillah ibu saya mengizinkannya. Dan semua prestasi ini tidak lepas dari doa ibu saya,” bebernya lagi.

Ridho merupakan anak dari pasangan Ernawilis dan Alm. Rusdi, ia memiliki keinginan yang sangat mulia. Yakni ingin ikut serta mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Dharmasraya ke dunia luar. “Semoga saya bisa turut serta mempromosikan kebudayaan, pariwisata dan keindahan yang ada di Kabupaten Dharmasraya ke dunia luar,” pungkasnya.(de) (Beda Ekspres)

 

 

Subag Akademik & Kemahasiswaan

13 November 2017

Sebanyak 34 orang mahasiswa Kampus III Unand Dharmasraya dilantik sebagai pengurus Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) periode 2017-2018.  Pelantikan dilakukan oleh Wakil Dekan III Universitas Andalas,  Adrinal. Bertempat di aula Kampus III Unand Dharmasraya, Jum’at, (10/11).

Ahmad Firas Hakiki didapuk sebagai ketua. Jabatan wakil ketua dipercayakan kepada, Rahmat Ramli. Sedangkan jabatan sekretaris, ditunjuk Febriani, dan Riza Emi ditunjuk sebagai bendahara.

Acara pelantikan ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Budi Daya Perkebunan Kampus III Dharmasraya, Yaherwandi dan Pembina Mapala Kampus III Dharmasraya, Siska Efendi. Pelantikan ini sesuai dengan surat keputusan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas nomor. 86/XIII/D/KPT/2017 tentang pembentukan dan pengangkatan pengurus mahasiswa pecinta tahun alam periode 2017-2018 Kampus III Dharmasraya Fakultas Pertanian Unand.

Pelantikan ini ditandai dengan serah terima jabatan dari ketua pengurus lama, Zulfadli kepada pengurus yang baru, Ahmad Firas Hakiki.

Ketua pengurus yang lama berpesan kepada pengurus yg baru, agar selalu bersemangat dan mengaktifkan kegiatan mapala. “Selama kepemimpinan kami mungkin belum banyak kegiatan yang terlaksana. Kami berharap dengan adanya kepengurusan yang baru ini dapat lebih aktif dan  bisa lebih berbuat untuk kemajuan organisasi kampus kita ini. Walaupun kita baru berumur dua tahun, saya percaya dengan kebersamaan kita pasti bisa. Mari kita saling bekerja sama, kita kembangkan Mapala Kampus III Unand ini,” ungkap Zulfadli.

Dalam sambutannya Wakil Dekan III, Adrinal berharap yang tergabung dalam organisasi Mapala agroUDhA ini, dapat berkarya dan bekerja dengan baik. Kekurangan yang ada di periode lalu harus diperbaiki. Apa yang baik yang telah dilaksanakan agar tetap dilanjutkan. Karena ini adalah organisasi mahasiswa pencinta alam, maka bekerjalah sesuai dengan SOP. Lakukanlah pendekatan dan bekerja sama dengan organisasi pecinta alam yang lain.

“Saya optimis dengan kepengurusan yang ada, akan bisa berkembang dengan cepat, dan bisa menyamai dengan organisasi pecinta alam yang lain. Karna kita punya potensi untuk itu. Jadilah pecinta alam dalam arti luas, tidak hanya mencintai alam. Namun juga mencintai kampus anda sendiri, dengan mencintai keasrian kampus. Ciptakanlah keindahan dan keasrian di kampus anda. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus yang telah berkontribusi dalam mengembangkan organisasi kampus kita ini,” pungkas Adrinal. (tvy) (Beda Ekspres).

 

Subag Akademik & Kemahasiswaan

02 November 2017

Kamis 2 November 2017, Kuliah Kerja Praktek/Magang dengan kode PAF 411 yang telah disahkan oleh Rektor Universitas Andalas sebagai mata kuliah wajib yang diperuntukkan mulai angkatan 2016, akan diuji coba bagi angkatan 2015. Mata kuliah Kerja Praktek (KP) untuk angkatan 2015 merupakan mata kuliah pilihan. Pelaksanaan akan dimulai pada pertengahan Desember 2017 sampai awal Februari 2018, ujar Dekan Fakultas Pertanian Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi pada pembukaan kegiatan Sosialisasi dihadapan Staf Pengajar Fakultas Pertanian. 

Dekan mengatakan bahwa KP/Magang yang berbobot 2 SKS telah dilalui beberapa tahapan yaitu pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) pada Senin 25 September 2017, dan sosialisasi bagi Mahasiswa pada Kamis 19 Oktober 2017 lalu. Sosialisasi ini perlu dilaksanakan untuk menyamakan persepsi serta untuk menyempurnakan Buku Panduan KP/Magang yang telah dibuat. 

Wakil Dekan I Dr.Ir. Irawati, M.Rur.Sc menjelaskan bahwa tujuan KP/Magang adalah untuk menambah keterampilan, bekal terjun dilapangan serta menambah jejaring bagi mahasiswa. Manfaat bagi Fakultas adalah kerjasama dengan Mitra/Perusahaan/Instansi, sedangkan bagi mahasiswa manfaat yang sangat luar biasa adalah kesiapan mahasiswa setelah menjadi alumni tidak gamang lagi masuk dunia kerja.

Lebih lanjut Wakil Dekan I menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini diperuntukkan bagi angkatan 2015 dengan jangka waktu 2 bulan atau 6 minggu dengan durasi 200 jam. Pendaftaran dilaksanakan tahun ini di Dekanat dengan telah memenuhi syarat 70 SKS. 

Harapan kita seperti PT Incasi Raya, PT TKA PAT-PKP Balitbu Solok, Balitpa Sukamandi, PT Trimurti Niaga Mandiri (Trinima Grup – Produsen Pupuk NPK Hijau Tropis, Pariaman), Balitsa Lembang, LAPAN, dll dapat menjadi mitra kita, ujar Irawati.

Respon dari staf pengajar dengan pertanyaan berupa saran dan masukkan sangat menunjukkan harapan bahwa mahasiswa dan alumni Fakultas Pertanian kembali dapat meraih yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat serta siap pakai dan bersaing di dunia usaha.

  

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

26 Oktober 2017

Seminar Nasional Meningkatkan SDM Pertanian dan Ketahanan Pangan merupakan rangkaian kegiatan Dies ke 63 Fakultas Pertanian Universitas Andalas yang diadakan pada Kamis 26 Oktober 2017 di lantai 5 Gedung Perpustakaan Universitas Andalas. Hadir pada acara ini Seluruh Dosen Fakultas Pertanian, Mahasiswa, Dinas Tanaman Pangan/Instasi Pemerintah, Dekan Fakultas Pertanian PTS, Instansi/Perusahaan Negara dan Swasta, Bank Nagari, BNI, LSM Pertanian, UMKM, BEM/HIMA/UKF Fakultas Pertanian serta Perwakilan Tim Pendamping UPSUS APBN-P.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi menyampaikan bahwa kegiatan Seminar Nasional merupakan salah satu dari beberapa kegiatan dalam memperingati Dies Fakultas Pertanian yang ke 63 yang jatuh pada bulan November. Seminar ini sekaligus untuk menjawab kesiapan Mahasiswa sebagai generasi muda untuk menjadi Wira Usaha Muda, petani handal dimasa yang akan datang.

Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan seminar oleh Wakil Rektor III Prof.Dr.Ir. Hermansah, MS, MSc mengatakan bahwa ketahanan pangan adalah tantangan dimasa depan termasuk pada peningkatan produksi beras. Prof.Dr.Ir. Hermansah, MS, MSc yang juga dosen Fakultas Pertanian berharap mahasiwa Fakultas Pertanian dimasa yang akan datang dapat menjadi Pelaku Utama Pertanian.

Wakil Rektor III pada kesempatan ini menyerahkan Surat Izin Pendirian Program Studi Penyuluhan Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas dengan Nomor 271/KPT/I/2017 kepada Koordinator Prodi Dr. Sri Wahyuni, SP, MSi. Pada tahun akademik 2017/2018 Prodi Penyuluhan Pertanian telah menerima 31 orang mahasiswa baru pada Jalur Mandiri.

Sesi acara seminar yang dimoderatori Dr.Ir. Hery Bachrizal Tanjung, MS dengan narasumber Dr.Ir. Rani Mutiara Kepala Bagian Perencanaan Badan Penyuluhan Pertanian SDM Kementan RI, Prof.Dr.Ir. Musliar Kasim, MS Pakar Budidaya Pertanian Universitas Andalas, Prof.Dr. Helmi, MSc Pakar Pembanguan Pertanian Universitas Andalas serta Ir. Joni Dewan Penasehat AFTA dan Mantan Kadis Pertanian Sumatra Barat. 

Dr. Rani Mutiara mengatakan bahwa sasaran strategis pemerintah dalam hal ini Kementan adalah swasembada pangan dan dapat mengurangi impor, dengan mencanangkan 5 komoditas tanaman pangan menjadi 13 komoditas tanaman pangan. Pemerintah juga berusaha dalam pengembangan penyuluhan yang berbasis TIK, adanya regenerasi petani dengan bekerjasama antara Kementan dengan Universitas. 

Sementara itu Prof.Dr. Helmi, MSc mengatakan salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas ekonomi dibidang pertanian yaitu dengan mengintegrasikan dimensi kewirausahaan dalam mengembangkan pertanian dan ketahanan pangan. 

Dosen sekaligus Pakar Budidaya Pertanian Prof.Dr.Ir. Musliar Kasim, MS mengatakan sektor pertanian tidak berkembang, bagaimana meningkatkannya. Sedangkan tamatan Fakultas Pertanian 50% lulusannya tidak bekerja di sektor pertanian. Ini yang menjadi tantangan, imbuh Musliar Kasim. Apa yang dilakukan Perguruan Tinggi, mungkin dapat merekruit calon mahasiswa dari kalangan petani dan jika memungkinkan dapat bekerjasama dengan Pemda, kurikulum lebih banyak teknis, kurangnya skill hanya ilmu pengetahuan saja dan perlu memberikan kuliah kerja praktek/magang, lebih jauh paparan Musliar Kasim . 

Dewan Penasehat AFTA Ir. Joni mengatakan pentingnya akan pemberdayaan petani karena petani merupakan pelaku utama, kemampuan petani sangat bervariasi dan terbatas serta petani yang kuat akan memberikan hasil yang maksimal.

Kesempatan bertanya dipergunakan dengan baik oleh semua peserta, antusias dengan kebijakan pemerintah serta harapan dan peningkatan SDM  menjadikan diskusi pada seminar nasional ini sangat luar biasa respon peserta dalam menjawab harapan dan tantangan masa datang.

 

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan