Berita (147)

19 Oktober 2018

Diberitahukan kepada Mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis Angkatan 2016 bahwa pendaftaran JAPFA FOUNDATION diperpanjang sampai Hari Jum'at Tanggal 26 Oktober 2018 Pukul 12.00 Wib. Terima kasih

 

 

 

 

15 Oktober 2018

Kabupaten Sijunjung menerima Alat Mesin Pertanian (Alsintan) pada 5 (lima) kecamatan yang menjadi fokus pelaksanaan pendampingan pada tahun 2018. Kecamatan IV Nagari dengan alumni pendamping Widiastuti, SP dan kecamatan Sumpur Kudus alumni pendamping Siska Kurniawati, SP serta Sawida Nur, STP sebagai alumni pendamping di kecamatan Sijunjung bersama dengan Uswatun Hasanah, STP sedangkan Yulismita, SP alumni pendamping di kecamatan Lubuk Tarok. Alumni Pendamping pada Kabupaten Sijunjung di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Siska Efendi, SP, MP

Tim Monev Fakultas Pertanian yang terdiri dari Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan F. Lenita Rias, SE, MM dan Rina Mayang Sari, A.Md serta Mega Nofriana, S.Kom yang juga sebagai Anggota Pelaksana UPSUS Alsintan tahun 2018 dan Solviano Syofyan mengunjungi Kecamatan IV Nagari dan Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung, pada tanggal 11 dan 12 Oktober 2018.

Alumni pendamping Widiastuti menyampaikan bahwa petani dengan kelompok taninya sangat gembira adanya bantuan Pemerintah dengan memberikan fasilitasi Alsintan. Lokasi yang jauh, berbukit tidak menjadi penghalang karena Alsintan dapat dimanfaatkan bersama dan disesuaikan dengan lokasi serta kebutuhan lahan pertanian, ujar Yeniasma, S.PKP Koordinator Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) IV Nagari Kabupaten Sijunjung.

Jod Bay mengatakan bahwa Alsintan sangat diperlukan dan berharap tahun depan ada penambahan, ujar Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sijunjung. Karena di Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung saja memiliki 9 Nagari dengan 140 Kelompok Tani. Walaupun disetiap kegiatan penanaman, panen dan lainnya masih mempertahankan adat istiadat atau aturan yang berlaku turun temurun, namun pemakaian dan pemanfaatan Alsintan jelas terasa sekali, imbuh Jod Bay.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

11 Oktober 2018

Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu Kabupaten yang juga penerima Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dengan 3 (tiga) kecamatan yang menjadi fokus pelaksanaan pendampingan pada tahun 2018. Kecamatan Pulau Punjung dengan alumni pendamping Ucu Sarah dan kecamatan Koto Baru alumni pendamping Miko Sukma, SP serta Camelia Ayu N., SP sebagai pendamping di kecamatan Tiumang.

Di dampingi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Siska Efendi, SP, MP tim Monev Fakultas Pertanian yang terdiri dari Wakil Dekan I Dr.Ir. Irawati, M.Rur.Sc yang juga sebagai Ketua Pelaksana UPSUS Alsintan tahun 2018 serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan F. Lenita Rias, SE, MM dan Joni Purnawanto mengunjungi Dinas Perkebunan Kabupaten Dharmasraya, pada tanggal 9 dan 10 Oktober 2018.

Bapak Darisman Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Dharmasraya mengatakan bahwa Alsintan yang diterima dari Pemerintah sangat bermanfaat bagi para petani melalui kelompok tani yang ada. Dan masih berharap untuk dapat penambahan Alsintan karena sangat dibutuhkan dan lokasi/daerah yang masih berjauhan dan terkendala banyak hal seperti perbukitan, jurang dll. Edukasi kepada masyarakat petani ataupun kelompok tani sangat diperlukan mengingat penyebaran Alsintan yang masih kurang merata, ujar Darisman.

Di nagari Gunung Selasih kecamatan Pulau Punjung kelompok tani Satampang Baniah melaksanakan demfarm budidaya padi sistim tanam jajar legowo. Sistem ini sangat menguntungkan bagi petani, ujar Hifni, S.PKP Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Pulau Punjung yang memiliki 60 Kelompok Tani yang tersebar pada 5 Nagari.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

10 Oktober 2018

Van Deventer Maas Indonesia (VDMI) telah menyelenggarakan Citizenship Workshop pada tanggal 18-24 September 2018 di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan ini bertemankan "How to be an Active Citizens for Sustainable Development". Oktizalia Pratiwi, Mahasiswi Program Studi Agroteknologi Angkatan 2015 merupakan delegasi Universitas Andalas yang dipercaya untuk mengikuti workshop tersebut.

Diperlukan beberapa proses dalam mengikuti kegiatan ini, mengingat bahwa semua biaya baik akomodasi, konsumsi, maupun transportasi ditanggung oleh VDMI. Tahap seleksi dimulai dari penulisan esai, penulisan motivation letter, hingga wawancara.

Peserta workshop merupakan perwakilan mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia, seperti ITB, IPB, ITS, UNAIR, UGM, UNP, USU, UNNES, UNHAS, UNDANA, UNTAN, UNG, UMACH hingga AlFATH (kebidanan) Jakarta. Jumlah peserta terpilih sebanyak 18 Mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan mengajak Mahasiswa untuk aktif dalam membangun kemajuan bangsa serta memberikan ide yang berkelanjutan dalam menjadi warga negara yang aktif, kreatif, dan juga kritis.

 

 Tiwi - Subag Akademik & Kemahasiswaan