Berita (97)

14 Agustus 2017

Alhamdulillah...... Selamat atas berhasilnya Prodi Agroteknologi memperoleh peringkat “Terakreditasi B” dengan telah diterbitnya Sertifikat Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi berdasarkan keputusan BAN-PT Nomor 2599/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2017, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal 1 Agustus 2017 sampai dengan 1 Agustus 2022.

Terima kasih atas semua dukungan Civitas Akademika Fakultas Pertanian serta Alumni dan Mahasiswa yang telah membantu dalam proses re-akreditasi ini. Semoga sukses.

 

Subag Akademik & Kemahasiswaan

10 Agustus 2017

Pilihan jatuh pada Fakultas Pertanian Universitas Andalas itulah awal sambutan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) pada kunjungan studi banding Pimpinan, Dosen, Staf Ahli dan Tenaga Kependidikan pada Kamis 10 Agustus 2017 di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Andalas. Dekan Fakultas Pertanian USU Dr.Ir. Hasanuddin, MS yang memperkenalkan satu per satu rombongannya yang berjumlah 32 orang, dengan tujuan untuk mempelajari dan mengetahui kesiapan dalam penyelenggaraan proses akreditasi serta pelayanan administrasi akademik dan lainnya di Fakultas Pertanian Universitas Andalas.

Sedangkan Wakil Dekan II Fakultas Pertanian USU Dr.Ir. Jonatan Ginting, MS, mengatakan bahwa 12 orang pendiri pencetus lahirnya Fakultas Pertanian USU, 6 orang diantaranya adalah tamatan Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand). Di Fakultas Pertanian USU pelayanan adminitrasi dikepalai oleh seorang Kepala Bagian dengan 5 orang Kepala Sub Bagian, imbuh Jonatan Ginting.

Dekan Fakultas Pertanian Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi mengatakan bahwa sangat senang atas kunjungan Fakultas Pertanian USU yang ingin mengetahui bagaimana proses penyiapan akreditasi dan lainnya. Lebih jauh Dekan Faperta Unand menyampaikan bahwa mahasiswa yang berkuliah di Fakultas Pertanian Unand 70 % adalah mahasiswa asal Sumatera Barat, 15 % mahasiswa asal Sumatera Utara dan 15 % lainnya dari daerah-daerah lain.

Wakil Dekan II Faperta Unand Dr.Ir. Faidil Tanjung, MSi dan Wakil Dekan III Faperta Unand Dr.Ir. Adrinal, MS mengatakan unsur dan faktor penunjang proses pembelajaran di Fakultas Pertanian seperti Gedung Kuliah Bersama dikelola oleh Universitas sedangkan sarana labor dikelola oleh Fakultas masing-masing. Untuk bidang kemahasiswaan mahasiswa aktif di berbagai organisasi yang dibentuknya. Salah satu kegiatan yang baru dimulai tahun ini adalah  mengajak dan mengikutsertakan alumni untuk terlibat langsung memberikan motivasi bagi mahasiswa dengan tujuan dapat memberikan wawasan serta cakrawala berpikir positif untuk melihat masa depan dan tantangan yang akan dihadapi.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

15 Agustus 2017

Alhamdulillah...... Selamat atas berhasilnya Prodi Agribisnis memperoleh peringkat “Terakreditasi A” dengan telah diterbitnya Sertifikat Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi berdasarkan keputusan BAN-PT Nomor 2598/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2017, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal 1 Agustus 2017 sampai dengan 1 Agustus 2022.

Terima kasih atas semua dukungan Civitas Akademika Fakultas Pertanian serta Alumni dan Mahasiswa yang telah membantu dalam proses re-akreditasi ini. Semoga sukses.

 

Subag Akademik & Kemahasiswaan

16 Agustus 2017

Dihadiri oleh Dosen, mahasiswa Program Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Pertanian diskusi tentang serangga dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Pertanian pada Rabu, 16 Agustus 2017. Narasumber Dr. Stefan Schmidt dan Olga Schmidt adalah kurator dari Zoologische Staatssammlung Munchen (ZSM) Jerman. Wakil Dekan I, Dr.Ir. Irawati, Mrur, Sc dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak hal yang dapat diteliti yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian. Penelitian dapat dilakukan sendiri, bersama atau bekerjasama dengan pihak lain.

Dr. Hasmiady Hamid, SP, MSi sebagai moderator yang juga partner kerja Dr. Stefan Schmidt membuka sesi pertama dengan mengenalkan keduanya yang bekerja sebagai peneliti di Museum Zoologi Munchen Jerman. Zoologische Staatssammlung Munchen (ZSM) menurut Dr. Stefan Schmidt mempunyai koleksi serangga sebanyak 25 milyar  zoological objects.  Museum di Jerman Barat berdiri tahun 1759 dan berada dibawah tanah dengan fungsi untuk pengaturan suhu udara bagi serangga yang diteliti. Kekayaan hayati didunia ada + 10 milyar lebih species dan untuk mengidentifikasinya perlu waktu 250 tahun baru teridentifikasi sebanyak 1,8 milyar. Sedangkan di Indonesia species 1 juta recoard dan baru teridentifikasi sebanyak 22 ribu species. Ia mengatakan, orang yang bekerja di Taksonomi sedikit, maka diperlukan suatu sistem molecular untuk dapat mengidentifikasi keragaman hayati lebih cepat. Dan untuk mengidentifikasi diperlukan sebuah sistem yaitu Bold System yang berfungsi sebagai database sistim berupa barcode, imbuh Stefan Schmidt. Pada sesi akhir, Dr. Hasmiady Hamid, SP, MSi mengatakan Indonesia sejak tahun 2016 sudah 2000 species yang teridentifikasi dengan menggunakan Bold System ini. Sedangkan di Malaysia sistimnya bernama Global Malaise Program (GMP), dengan 27 negara yang telah melakukan diresearch disini

 

Subag Akademik & Kemahasiswaan