Berita (134)

09 Januari 2018

Agripreneur Challenges 2018 Fakultas Pertanian Unand

Program Kewirausahaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas 2018 yang dibungkus dalam Agripreneur Challenges (AC) 2018 adalah program kewirausahaan Faperta yang bertujuan mendorong mahasiswa menjadi wirausaha di bidang pertanian, ujar Dekan Fakultas Pertanian Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi. AC-FPUA 2018 terdiri dari serangkaian kegiatan yaitu kuliah umum kewirausahaan dan pelatihan kewirausahaan yang akan diadakan pada Minggu 10 Februari di Ruang Sidang Dosen Fakultas Pertanian.

Launching “Agripreneur Challenges 2018”, diawali dengan kuliah umum yang bertajuk Kiat Sukses jadi Wirausaha Pertanian di Convention Hall Universitas Andalas. Kuliah umum ini melibatkan lembaga mahasiswa Fakultas Pertanian, yaitu Social Service Center Faperta Unand. Secara istimewa mengundang pemateri yang luar biasa, seorang alumni Fakultas Teknologi Pertanian angkatan 2009, Sujatmiko, S.TP. Beliau merupakan pengusaha pupuk organik yang sukses.

Usahanya sudah mampu memenuhi permintaan pasar terhadap pupuk hingga ke Jawa Timur. Secara khusus beliau menceritakan pembangunan usaha pupuknya yang tak mulus. Beliau sangat menginspirasi para peserta kuliah umum yang hadir,  yang rata-rata dari mereka adalah mahasiswa pertanian yang memang ingin berwirausaha. Terlihat antusiasme peserta pada kuliah umum yang sangat menarik tersebut. Hingga pada sesi diskusi, banyak dari mereka yang melempar pertanyaan kepada pemateri.

Dalam suatu kesempatan, beliau menyiratkan pesan bahwa mungkin orang lain akan meremehkan usaha kita pada awalnya, tapi dengan niat dan kerja keras, kita bisa membuat diri kita tidak pantas lagi untuk diremehkan.

 

SSC - LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

16 Desember 2017

Jum’at 15 Desember 2017, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas melepas mahasiswa untuk melaksanakan kuliah Kerja Praktek/Magang dibeberapa Instansi/Perusahaan. Ini adalah angkatan pertama pada periode 2017/2018 ujar Dekan Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi.

Sebanyak 50 orang mahasiswa peserta kuliah Kerja Praktek (KP)/Magang adalah mahasiswa Prodi Agroteknologi angkatan 2015 yang ikut pada periode ini.

Instansi/Perusahan yang dituju mahasiswa KP/Magang ke PT Socfin Indonesia Medan sebanyak 8 orang, PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Pabatu Sumatera Utara 4 orang mahasiswa dan 1 orang mahasiswa ke Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, serta 1 orang mahasiswa ke PT Udaya Lohjinawi Kabupaten Kunsing Riau.

Untuk wilayah Luar Sumatera instansi/perusahaan yang dituju yaitu 8 orang mahasiswa ke P4S Oikagaru Ikamaja Cianjur Jawa Barat, Pusat Peneliatian Biologi LIPI Bogor sejumlah 5 orang mahasiswa dan 10 orang mahasiswa ke Balai Penelitian Karet Getas Semarang Jawa Tengah.

Sedangkan wilayah Sumatera Barat sendiri 4 orang mahasiswa ke PT Bakrie Pasaman Plantation Pasaman Barat, 1 orang mahasiswa ke PT Anam Koto Kanagarian Aia Gadang Pasaman dan ke Balai Penelitian Buah Tropika Bulitbu Solok sejumlah 8 orang mahasiswa.

Tujuan KP/Magang untuk membentuk pola pikir mahasiswa dalam melihat suatu masalah dan sekaligus memberikan alternatif solusinya, kesempatan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus serta meningkatkan penguasaan keterampilan dan keahlian tertentu. Dan yang lebih penting menjadi bekal dan jembatan dalam menjalani karir yang sesungguhnya, ujar Dekan kepada mahasiswa peserta KP/Magang.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

15 Desember 2017

First Resources kembali melaksanakan ujian wawancara pada rangkaian seleksi rekruitmen yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 November 2017. Hasil dari seleksi tahap 2

lalu untuk area rekruitmen Padang-Payakumbuh yang dinyatakan lulus untuk tahap wawancara sebanyak 23 orang.

Kegiatan utama perusahaan First Resources (FR) adalah memproduksi tandan buah segar kemudian memposesnya menjadi minyak mentah kelapa sawit (CPO) dan inti sawit untuk penjualan lokal dan ekspor ini membutuhkan tenaga profesional yang siap pakai. FR pada rekruitmen tahun 2017 menerima penjenjangan karir untuk program FAT (Fielf Assistant Training), MAT (Mill Assistant Training), TAT (Traction Assistant Training) dan DMT (Downstream Management Training).

Hasil ujian wawancara, langsung diketahui hasilnya ujar Direktur Akademi First Resources Benyamin Basuki Yulianto yang juga didampingi Daniel Sembiring Team Recruitment FR Learning Centre.

Dua puluh tiga peserta wawancara  berasal dari UNJA, UNAND, Politani Payakumbuh, UMSU, PPNP, UMSB, UNSRI, PNP, UNP dengan berbagai jurusan disiplin ilmu yaitu Agronomi, Teknik Pertanian, Agroteknologi, Budidaya Tanaman Perkebunan, Teknologi Hasil Pertanian, Budidaya Tanaman Pangan, Teknologi Pertanian, Tata Air Pertanian, Biologi, Manajemen Perkebunan, Budidaya Perkebunan, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknik Otomotif, Ekonomi Pembangunan dan jurusan Manajemen.

Ujian berakhir pada sore hari dengan hasil diterima empat orang untuk mengikuti training yang dipusatkan di Kubang-Riau. Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas diterima 2 orang yaitu Ibnu Hamdani Putra, SP dan David Sanjaya, SP prodi Agroteknologi. Sedangkan Rahmad Husein Lubis, S.TP prodi Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas dan dari UNSRI M. Hazerul Aswan.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

28 November 2017

Padang (Unand) - Ir. I Made Donny W membuka Dialog motivasi dengan kalimat motivasinya “Kerja keras, tekun & semangat” untuk berubah merupakan senjata ampuh dalam meraih sebuah impian menjadi kenyataan. Sebuah prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Made Doni yang merupakan alumni Program Studi  Agribisnis IPB (1985).

Dialog motivasi yang diselengarakan pada Senin, (27/11) di Gedung Convention Hall Universitas Andalas ini merupakan serangkaian acara dari Dies Natalis Fakultas Pertanian (Faperta) ke-63.

Dalam Kegiatan membahas mengenai wirausaha buah (holtikultura) Indonesia yang dipandu oleh Ir. I Made Donny,  owner Moena fresh, Pengusaha buah di Bali, Indonesia.

Hortikultura dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura/colere (budidaya) memfokuskan pada budidaya tanaman kebun salah satunya adalah tanaman buah (pomologi/frutikultur) (sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Hortikultura)

I Made Donny mengatakan bahwa Ia termotivasi untuk berbisnis di bidang buah-buahan karena buah-buahan di Bali, selain untuk dikonsumsi juga merupakan kelengkapan dalam tradisi upacara, sehingga kebutuhannya akan terus meningkat.

Pembicara banyak melakukan sharing mengenai kunci sukses dalam membangun usaha, salah satunya ada Networking. 

Sosok yang pernah satu sekolah dengan Presiden Amerika ke-44, Barack Obama, menunjukkan rentetan foto-foto dirinya bersama teman-temannya dari SD sampai ke jenjang perkuliahan.

I Made Donny mengakui dengan adanya pertamanannya semasa SD, SMP, SMA dan juga semasa kuliah di IPB yang terus menerus ia bina persaudaraannya dengan menjaga tali silahturahmi, membantu beliau untuk mengembangkan usaha yang ia geluti.

Seorang I Made Donny  yang dianggap tidak mampu menyelesaikan studynya oleh di IPB, dengan penuh kegigihan & ketabahan hati serta sikap fighting spirit yang tinggi mampu meluluhkan hati para dosen dengan mengajak kunjungan ke kebun Melon.

Kebun melon I Made Donny mulai dirintis pada tahun 1982 dengan menanami lahan seluas satu hektar dan modal awal Rp. 4 juta. Sukses dengan penjualan Rp. 8 Juta, usaha melon dikembangkan dengan menambah lahan seluas tiga hektar dan terus berkembang.

Pada tahun 1989 PT. Moena Farms yang didirikan oleh I Made Donny sudah dapat melakukan ekspor ke Singapura, Hongkong, Begia serta Belanda .

Inovasi yang dibuat oleh PT. Moena Farms dengan membuka Moena Fresh yaitu toko buah keluarga. Saat ini Moena Fresh telah memiliki belasan cabang di Bali.

Dalam kegiatan ini I Made Donny memberikan belasan bucket buah-buahan segar yang berasal dari PT. Moena Farms kepada para civitas akademik yang aktif bertanya. Ia juga memberikan rangkaian tips untuk memilih buah-buahan yang sudah masak dan masih segar.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian cendramata oleh Faperta Unand dan sesi foto bersama.

 

Humas dan Protokol Unand