Berita (75)

28 Februari 2017

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi hari Sabtu 25 Februari 2017 pada Wisuda I Tahun 2017, memberikan piagam penghargaan kepada Bintang Aktifis Kampus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya berorganisasi serta menjalankan perkuliahan di Fakultas Pertanian. Bintang aktifis kampus Fakultas yang dibacakan oleh Wakil Dekan III Dr.Ir. Agustian, sebanyak 7 orang dan berhak menerima penghargaan dari Dekan yang diberikan kepada Sandy Saktiawan (NIM 1210212024) Prodi Agroteknologi dari lembaga DPM KM FP UA. Penghargaan yang serupa juga diberikan kepada Nurma Hanum (NIM 1210212001) Prodi Agroteknologi dari Agriculture Languange Community Club (ALCC).

Bintang aktifis kampus dari BEM KM FP UA diberikan kepada Muzonnip (NIM 1210211033) dan kepada Nurul Fadli (NIM 1110212089) dari Prodi Agroteknologi, sedangkan dari Prodi Agribisnis diberikan kepada Afriza Rahmi (NIM 1210222011). Piagam penghargaan yang sama juga diberikan Dekan kepada Riza Martini (NIM 1210212073) sebagai bintang aktifis dari Komunitas Mahasiswa Ilmiah Pertanian (KMIP) dari Prodi Agroteknologi dan kepada Maulana Insanul Kamil (NIM 1210233003) dari Prodi Ilmu Tanah sebagai bintang aktifis dari Agriculture Bridge Club (AgBC).

 

                                                        LN – Subag Akademik & Kemahasiswaan

27 Februari 2017

Fakultas Pertanian Universitas Andalas pada Sabtu 25 Februari 2017 melaksanakan Penyerahan Ijazah Magister dan Sarjana pada Wisuda I Tahun 2017. Penyerahan Ijazah dan pelepasan mahasiswa Program Magister dan Sarjana di ruang terbuka Lapangan Parkir sebanyak 111 orang yang terdiri dari Program Magister 3 orang, 1 orang Laki-laki dan 2 orang Perempuan. Sedangkan Sarjana sejumlah 108 yang terdiri dari 26 orang Laki-laki dan 82 orang Perempuan.      

Wisuda Fakultas Pertanian di buka secara resmi oleh Dekan Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi. Ini adalah wisuda pertama bagi Dekan yang dilantik pada tanggal 16 Februari 2017 menggantikan Prof.Ir. Ardi, MSc.

Mengawali kata sambutan, Dekan meminta salah seorang wisudawan untuk mencurahkan ungkapan perasaan kepada orang tua atas pengorbanan dalam membesarkan mereka,  ungkapan rasa ini disampaikan oleh wisudawan Muhammad Husein, SP yang diamini oleh wisudawan lainnya. Dekan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada wisudawan dan orangtua wisudawan serta berpesan agar para wisudawan dapat mengamalkan ilmu yang dipelajari diperkuliahan selama ini.

edangkan pemberian penghargaan bagi Lulusan Terbaik diberikan  langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian kepada Ifah Aini dari Prodi Agribisnis dengan IPK 3,75 predikat lulus Dengan Pujian dan Dwi Wahyuni dari Prodi Agroekoteknologi dengan IPK 3,61 predikat lulus Sangat memuaskan.

 

LN – Subag Akademik & Kemahasiswaan

27 Februari 2017

Selama dua hari berada di Dharmasraya, perwakilan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Roana Faizah, S.Si, M.Si dan Sumaryanto memberikan bimbingan dan ilmu pengetahuan tentang tanaman kelapa sawit kepada mahasiswa kampus III Universitas Andalas Dharmasraya.

Setelah sebelumnya, Selasa (21/02) memberikan ilmu tentang cara menanam kecambah kelapa sawit yang baik dan benar, yang berlokasi di UPTD Sungai Rumbai. Rabu (22/02), kembali mereka memberikan ilmu tentang teknik pemberian pupuk yang baik dan benar terhadap tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan. Dimana, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa BP 15 yang berjumlah 80 orang. Yang dilaksanakan di kebun binaan PPKS di Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung.

Menurut Sumaryanto, sebelum melakukan pemupukan terhadap kelapa sawit yg belum menghasilkan atau berumur dibawah 3 tahun, terlebih dahulu membuat piring-piringan di sekeliling pangkal batang kelapa sawit dengan diameter 2 meter.

“Sebelum pemupukan, terlebih dahulu kita buat piring-piringan dengan diameter 2 meter. Setelah itu baru kita lakukan dolomit atau menetralkan keasaman tanah dg memberikan pupuk tunggal atau majemuk. Setelah selang 2 Minggu, baru kita berikan TSP di tempat yg berbeda, sehingga tidak bercampur dg pupuk yg sebelumnya. Dan selang 2 minggu berikutnya kembali kita berikan KCL di tempat yg berbeda, sehingga tidak bercampur dg pupuk yg sebelumnya,” ujar peneliti PPKS, Sumaryanto.

Mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan praktikum ini, karena selain memperoleh ilmu secara teori tentang cara pemupukan yang benar, mereka juga bisa langsung mempraktekkan ilmu yang diberikan tersebut. (Beda Ekspres)

 

                                                          Subag Akademik & Kemahasiswaan

27 Februari 2017

DHARMASRAYA – Suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya karena telah memiliki kampus yang tergolong terkenal di seluruh Indonesia yakni Universitas Andalas. Dengan hadirnya Universitas Andalas (Unand) di Kabupaten Dharmasraya membuat masyarakat setempat tidak perlu lagi jauh-jauh untuk masuk ke universitas di Padang ataupun di daerah daerah lainnya. Cukup di Kabupaten Dharmasraya yang telah memiliki Kampus III Unand, maka pendidikan yang diraih oleh masyarakat Kabupaten Dharmasraya akan sama dengan bersekolah di Padang.

Hal ini juga diungkapkan oleh perwakilan Koordinator kampus III Unand, Ir. Edwin, SP saat membuka acara Festival Seni Islam 2, Sabtu, (25/02) di halaman kampus. Menurutnya dengan adanya Kampus III Unand di Kabupaten Dharmasraya, dengan Jurusan Budidaya Perkebunan maka mahasiswa bisa langsung praktek di lapangan. Karena umumnya, di Dharmasraya banyak perkebunan kelapa sawit, karet dan lain sebagainya. Sehingga sangat mendukung program studi tersebut.

“Dengan alam yang mendukung program studi ini, maka mahasiswa akan lebih bisa fokus untuk mempelajari seluruh mata kuliah yang ada. Sebab bukan hanya materi saja yang harus dikuasai. Tetapi sebagai mahasiswa yang pintar, berwawasan dan berkualitas, ia harus bisa terjun langsung ke lapangan. Maka disinilah tempat yang sangat tepat bagi mahasiswa dengan jurusan Budidaya Perkebunan,” jelasnya.

Melihat kondisi yang ada, pemerintah fokus untuk mengembangkan potensi perkebunan di Kabupaten Dharmasraya karena perkebunan adalah salah satu mata pencaharian masyarakatnya. Dengan melihat kondisi seperti itu, tidak menutup kemungkinan akan terbuka lebar lapangan pekerjaan nantinya. “Untuk itu, generasi muda yang ada di Kabupaten Dharmasraya atau daerah sekitarnya. Tidak perlu jauh jauh kuliah ke luar daerah seperti ke Padang, Medan, Jakarta ataupun daerah lainnya. Cukup di Kabupaten Dharmasraya, yakni di Kampus III Unand. Maka pendidikan yang didapati sama dengan kuliah di Unand Padang. Di Kampus III Unand siap melahirkan mahasiswa-mahasiswi yang berkualitas dan memiliki kemampuan dibidangnya,” pungkasnya. (Beda Ekspres)

 

                                                             Subag Akademik & Kemahasiswaan