Berita (137)

16 Desember 2017

Jum’at 15 Desember 2017, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas melepas mahasiswa untuk melaksanakan kuliah Kerja Praktek/Magang dibeberapa Instansi/Perusahaan. Ini adalah angkatan pertama pada periode 2017/2018 ujar Dekan Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi.

Sebanyak 50 orang mahasiswa peserta kuliah Kerja Praktek (KP)/Magang adalah mahasiswa Prodi Agroteknologi angkatan 2015 yang ikut pada periode ini.

Instansi/Perusahan yang dituju mahasiswa KP/Magang ke PT Socfin Indonesia Medan sebanyak 8 orang, PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Pabatu Sumatera Utara 4 orang mahasiswa dan 1 orang mahasiswa ke Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, serta 1 orang mahasiswa ke PT Udaya Lohjinawi Kabupaten Kunsing Riau.

Untuk wilayah Luar Sumatera instansi/perusahaan yang dituju yaitu 8 orang mahasiswa ke P4S Oikagaru Ikamaja Cianjur Jawa Barat, Pusat Peneliatian Biologi LIPI Bogor sejumlah 5 orang mahasiswa dan 10 orang mahasiswa ke Balai Penelitian Karet Getas Semarang Jawa Tengah.

Sedangkan wilayah Sumatera Barat sendiri 4 orang mahasiswa ke PT Bakrie Pasaman Plantation Pasaman Barat, 1 orang mahasiswa ke PT Anam Koto Kanagarian Aia Gadang Pasaman dan ke Balai Penelitian Buah Tropika Bulitbu Solok sejumlah 8 orang mahasiswa.

Tujuan KP/Magang untuk membentuk pola pikir mahasiswa dalam melihat suatu masalah dan sekaligus memberikan alternatif solusinya, kesempatan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus serta meningkatkan penguasaan keterampilan dan keahlian tertentu. Dan yang lebih penting menjadi bekal dan jembatan dalam menjalani karir yang sesungguhnya, ujar Dekan kepada mahasiswa peserta KP/Magang.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

15 Desember 2017

First Resources kembali melaksanakan ujian wawancara pada rangkaian seleksi rekruitmen yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 November 2017. Hasil dari seleksi tahap 2

lalu untuk area rekruitmen Padang-Payakumbuh yang dinyatakan lulus untuk tahap wawancara sebanyak 23 orang.

Kegiatan utama perusahaan First Resources (FR) adalah memproduksi tandan buah segar kemudian memposesnya menjadi minyak mentah kelapa sawit (CPO) dan inti sawit untuk penjualan lokal dan ekspor ini membutuhkan tenaga profesional yang siap pakai. FR pada rekruitmen tahun 2017 menerima penjenjangan karir untuk program FAT (Fielf Assistant Training), MAT (Mill Assistant Training), TAT (Traction Assistant Training) dan DMT (Downstream Management Training).

Hasil ujian wawancara, langsung diketahui hasilnya ujar Direktur Akademi First Resources Benyamin Basuki Yulianto yang juga didampingi Daniel Sembiring Team Recruitment FR Learning Centre.

Dua puluh tiga peserta wawancara  berasal dari UNJA, UNAND, Politani Payakumbuh, UMSU, PPNP, UMSB, UNSRI, PNP, UNP dengan berbagai jurusan disiplin ilmu yaitu Agronomi, Teknik Pertanian, Agroteknologi, Budidaya Tanaman Perkebunan, Teknologi Hasil Pertanian, Budidaya Tanaman Pangan, Teknologi Pertanian, Tata Air Pertanian, Biologi, Manajemen Perkebunan, Budidaya Perkebunan, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknik Otomotif, Ekonomi Pembangunan dan jurusan Manajemen.

Ujian berakhir pada sore hari dengan hasil diterima empat orang untuk mengikuti training yang dipusatkan di Kubang-Riau. Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas diterima 2 orang yaitu Ibnu Hamdani Putra, SP dan David Sanjaya, SP prodi Agroteknologi. Sedangkan Rahmad Husein Lubis, S.TP prodi Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas dan dari UNSRI M. Hazerul Aswan.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

28 November 2017

Padang (Unand) - Ir. I Made Donny W membuka Dialog motivasi dengan kalimat motivasinya “Kerja keras, tekun & semangat” untuk berubah merupakan senjata ampuh dalam meraih sebuah impian menjadi kenyataan. Sebuah prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Made Doni yang merupakan alumni Program Studi  Agribisnis IPB (1985).

Dialog motivasi yang diselengarakan pada Senin, (27/11) di Gedung Convention Hall Universitas Andalas ini merupakan serangkaian acara dari Dies Natalis Fakultas Pertanian (Faperta) ke-63.

Dalam Kegiatan membahas mengenai wirausaha buah (holtikultura) Indonesia yang dipandu oleh Ir. I Made Donny,  owner Moena fresh, Pengusaha buah di Bali, Indonesia.

Hortikultura dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura/colere (budidaya) memfokuskan pada budidaya tanaman kebun salah satunya adalah tanaman buah (pomologi/frutikultur) (sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Hortikultura)

I Made Donny mengatakan bahwa Ia termotivasi untuk berbisnis di bidang buah-buahan karena buah-buahan di Bali, selain untuk dikonsumsi juga merupakan kelengkapan dalam tradisi upacara, sehingga kebutuhannya akan terus meningkat.

Pembicara banyak melakukan sharing mengenai kunci sukses dalam membangun usaha, salah satunya ada Networking. 

Sosok yang pernah satu sekolah dengan Presiden Amerika ke-44, Barack Obama, menunjukkan rentetan foto-foto dirinya bersama teman-temannya dari SD sampai ke jenjang perkuliahan.

I Made Donny mengakui dengan adanya pertamanannya semasa SD, SMP, SMA dan juga semasa kuliah di IPB yang terus menerus ia bina persaudaraannya dengan menjaga tali silahturahmi, membantu beliau untuk mengembangkan usaha yang ia geluti.

Seorang I Made Donny  yang dianggap tidak mampu menyelesaikan studynya oleh di IPB, dengan penuh kegigihan & ketabahan hati serta sikap fighting spirit yang tinggi mampu meluluhkan hati para dosen dengan mengajak kunjungan ke kebun Melon.

Kebun melon I Made Donny mulai dirintis pada tahun 1982 dengan menanami lahan seluas satu hektar dan modal awal Rp. 4 juta. Sukses dengan penjualan Rp. 8 Juta, usaha melon dikembangkan dengan menambah lahan seluas tiga hektar dan terus berkembang.

Pada tahun 1989 PT. Moena Farms yang didirikan oleh I Made Donny sudah dapat melakukan ekspor ke Singapura, Hongkong, Begia serta Belanda .

Inovasi yang dibuat oleh PT. Moena Farms dengan membuka Moena Fresh yaitu toko buah keluarga. Saat ini Moena Fresh telah memiliki belasan cabang di Bali.

Dalam kegiatan ini I Made Donny memberikan belasan bucket buah-buahan segar yang berasal dari PT. Moena Farms kepada para civitas akademik yang aktif bertanya. Ia juga memberikan rangkaian tips untuk memilih buah-buahan yang sudah masak dan masih segar.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian cendramata oleh Faperta Unand dan sesi foto bersama.

 

Humas dan Protokol Unand

27 November 2017

Padang (Unand) – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Andalas merayakan hari lahirnya yang ke 63 (Dies Natalis) dengan menggelar sidang terbuka senat dan pimpinan pada Senin (27/11) di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Dekan Faperta Universitas Andalas Dr. Ir. Munzir Busniah, MSi mengatakan Faperta Unand secara formal berdiri pada tanggal 30 November 1954 yang diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Drs. Muhammad Hatta yang dinamakan dengan perguruan tinggi pertanian di Payakumbuh Sumatera Barat.

“Dengan berbagai romantika perjalanan yang telah dilewati selama 63 tahun oleh Faperta Unand dari masa ke masa,”sebutnya.

Saat ini Faperta Unand medidik mahasiswa sebanyak 2.331 mahasiswa yang tersebar di enam program studi yaitu Agroteknologi, Agribisnis, Ilmu Tanah, Agroekoteknologi Kampus III Dharmasraya, Proteksi Tanaman dan Penyuluhan Pertanian.

Disebutkannya 48% dari seluruh mahasiswa Faperta Unand meraih beasiswa untuk membantu kelancaran dalam menempuh pendidikannya seperti beasiswa Bidikmisi, PPA dan beasiswa lainnya dari 14 badan/yayasan pemberi beasiswa.

“Faperta Unand memiliki 26 Guru Besar dan Dosen dengan kualifikasi Doktor sebanyak 77 orang yang terus akan meningkat pada tahun mendatang,”ujarnya.

Diungkapkannya faperta unand terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan dibidang akademik sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik.

Dalam momentum peringatan Dies Natalis ini ia mengajak segenap civitas akademika untuk mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan sekaligus meningkatkan rasa optimisme dan berusaha keras untuk memberikan yang terbaik bagi fakultas ini. 

Disamping itu, ia berpesan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa ini kedepannya agar terus mengasah ketrampilan serta menajamkan jiwa petarung supaya menjadi yang terbaik.

Ia menekankan persaingan global semakin ketat sehingga semua harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memeliki daya saing pada level nasional, regional maupun di level internasional.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Republik Indonesia Dr. Ir, Agung Hendriadi, M. Eng menyampaikan orasi ilmiahnya.

Disamping itu, Faperta Unand juga memberikan kenang-kenangan kepada tenaga kependidikan dan dosen yang telah memasuki masa purna bakti serta penghargaan kepada mahasiswa dengan kategori best student, best activis, best HIMA, best UKMF dan best entrepreneur student.

 

Humas dan Protokol Unand