Berita (81)

27 Februari 2017

Selama dua hari berada di Dharmasraya, perwakilan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Roana Faizah, S.Si, M.Si dan Sumaryanto memberikan bimbingan dan ilmu pengetahuan tentang tanaman kelapa sawit kepada mahasiswa kampus III Universitas Andalas Dharmasraya.

Setelah sebelumnya, Selasa (21/02) memberikan ilmu tentang cara menanam kecambah kelapa sawit yang baik dan benar, yang berlokasi di UPTD Sungai Rumbai. Rabu (22/02), kembali mereka memberikan ilmu tentang teknik pemberian pupuk yang baik dan benar terhadap tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan. Dimana, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa BP 15 yang berjumlah 80 orang. Yang dilaksanakan di kebun binaan PPKS di Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung.

Menurut Sumaryanto, sebelum melakukan pemupukan terhadap kelapa sawit yg belum menghasilkan atau berumur dibawah 3 tahun, terlebih dahulu membuat piring-piringan di sekeliling pangkal batang kelapa sawit dengan diameter 2 meter.

“Sebelum pemupukan, terlebih dahulu kita buat piring-piringan dengan diameter 2 meter. Setelah itu baru kita lakukan dolomit atau menetralkan keasaman tanah dg memberikan pupuk tunggal atau majemuk. Setelah selang 2 Minggu, baru kita berikan TSP di tempat yg berbeda, sehingga tidak bercampur dg pupuk yg sebelumnya. Dan selang 2 minggu berikutnya kembali kita berikan KCL di tempat yg berbeda, sehingga tidak bercampur dg pupuk yg sebelumnya,” ujar peneliti PPKS, Sumaryanto.

Mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan praktikum ini, karena selain memperoleh ilmu secara teori tentang cara pemupukan yang benar, mereka juga bisa langsung mempraktekkan ilmu yang diberikan tersebut. (Beda Ekspres)

 

                                                          Subag Akademik & Kemahasiswaan

27 Februari 2017

DHARMASRAYA – Suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya karena telah memiliki kampus yang tergolong terkenal di seluruh Indonesia yakni Universitas Andalas. Dengan hadirnya Universitas Andalas (Unand) di Kabupaten Dharmasraya membuat masyarakat setempat tidak perlu lagi jauh-jauh untuk masuk ke universitas di Padang ataupun di daerah daerah lainnya. Cukup di Kabupaten Dharmasraya yang telah memiliki Kampus III Unand, maka pendidikan yang diraih oleh masyarakat Kabupaten Dharmasraya akan sama dengan bersekolah di Padang.

Hal ini juga diungkapkan oleh perwakilan Koordinator kampus III Unand, Ir. Edwin, SP saat membuka acara Festival Seni Islam 2, Sabtu, (25/02) di halaman kampus. Menurutnya dengan adanya Kampus III Unand di Kabupaten Dharmasraya, dengan Jurusan Budidaya Perkebunan maka mahasiswa bisa langsung praktek di lapangan. Karena umumnya, di Dharmasraya banyak perkebunan kelapa sawit, karet dan lain sebagainya. Sehingga sangat mendukung program studi tersebut.

“Dengan alam yang mendukung program studi ini, maka mahasiswa akan lebih bisa fokus untuk mempelajari seluruh mata kuliah yang ada. Sebab bukan hanya materi saja yang harus dikuasai. Tetapi sebagai mahasiswa yang pintar, berwawasan dan berkualitas, ia harus bisa terjun langsung ke lapangan. Maka disinilah tempat yang sangat tepat bagi mahasiswa dengan jurusan Budidaya Perkebunan,” jelasnya.

Melihat kondisi yang ada, pemerintah fokus untuk mengembangkan potensi perkebunan di Kabupaten Dharmasraya karena perkebunan adalah salah satu mata pencaharian masyarakatnya. Dengan melihat kondisi seperti itu, tidak menutup kemungkinan akan terbuka lebar lapangan pekerjaan nantinya. “Untuk itu, generasi muda yang ada di Kabupaten Dharmasraya atau daerah sekitarnya. Tidak perlu jauh jauh kuliah ke luar daerah seperti ke Padang, Medan, Jakarta ataupun daerah lainnya. Cukup di Kabupaten Dharmasraya, yakni di Kampus III Unand. Maka pendidikan yang didapati sama dengan kuliah di Unand Padang. Di Kampus III Unand siap melahirkan mahasiswa-mahasiswi yang berkualitas dan memiliki kemampuan dibidangnya,” pungkasnya. (Beda Ekspres)

 

                                                             Subag Akademik & Kemahasiswaan

23 Februari 2017

DHARMASRAYA – Pagi ini, (22/02) sebanyak 80 orang mahasiswa Kampus III Universitas Andalas Dharmasraya BP 15 melaksanakan praktikum teknik pemupukan terhadap taman kelapa sawit yang belum menghasilkan. Kegiatan ini dipusatkan di kebun kelapa sawit binaan PPKS Medan di Sungai Dareh kecamatan Pulau Punjung.

Adapun yang tergolong ke dalam tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan adalah tanaman kelapa sawit yang berumur 1-3 tahun. Pada praktikum pagi ini, langsung dibimbing oleh peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Roana Faizah dan Sumaryanto. Serta dosen pembimbing dari Kampus III Unand Dharmasraya, Siska Effendi, SP.MP. “Tujuan praktikum ini adalah, mahasiswa dapat mengetahui cara pemupukan yang benar terhadap tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan,” pungkas Roana. (Beda Ekspres).

 

                                                            Subag Akademik & Kemahasiswaan

22 Februari 2017

DHARMASRAYA – Pagi ini, (21/02) mahasiswa Kampus III Unand Dharmasraya akan melaksanakan penanaman perdana kecambah kelapa sawit, yang dilaksanakan di UPTD pertanian Sungai Rumbai.

Direncanakan penanaman hari ini sebanyak 2000 kecambah dengan tujuh varietas yang akan tanam oleh 100 orang mahasiswa yg diperuntukkan untuk areal seluas 10 hektar.

Kegiatan yang merupakan kerjasama antara Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Pemkab Dharmasraya dan Kampus III Unand Dharmasraya ini, juga akan dihadiri oleh Kadis Pertanian, Darisman, S.Si, MM, pihak PPKS, Roana Faizah, S.Si, M.Si, dan Sumaryanto, MP. Serta dosen pembimbing dari kampus III Unand Dharmasraya, Siska Effendi, SP.MP. (Beda Ekspres)

 

                                                      Subag Akademik & Kemahasiswaan