Berita (147)

08 Oktober 2018

Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang diterima di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu pada 3 (tiga) kecamatan yang menjadi fokus pelaksanaan pendampingan pada tahun 2018. Kecamatan Linggo Sari Baganti dengan alumni pendamping Mutiara Yolanda, SP dan kecamatan Ranah Pesisir alumni pendamping Nofrina Oftifa, SP serta Nengsih Marta Sari, SP sebagai alumni pendamping di kecamatan IV Jurai. Alumni Pendamping pada Kabupaten Pesisir Selatan di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr.Ir. Indra Dwipa, MS

Tim Monev Fakultas Pertanian yang terdiri dari Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan F. Lenita Rias, SE, MM dan Rina Mayang Sari, A.Md yang juga sebagai Anggota Pelaksana UPSUS Alsintan tahun 2018 dan Solviano Syofyan mengunjungi  Kecamatan IV Jurai dan Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, pada tanggal 4 dan 5 Oktober 2018.

Koordinator Balai Penyuluhan Kecamatan IV Jurai mengatakan, Alsintan yang tidak sesuai dengan kebutuhan Kelompok Tani maka dicarikan solusinya dengan memberikan atau tukar pakai dengan Kelompok Tani yang lain dengan Berita Acara. Fungsi dinas memfasilitasi dan mencarikan solusi agar Alsintan dapat termanfaatkan, ujar Ernayenti, SP.

Sedangkan di Kecamatan Ranah Pesisir yang terdiri dari 5 Nagari dengan 16 Kelompok Tani, memanfaatkan Alsintan sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi lahan pertanian. Alsintan yang diterima di Kecamatan Ranah Pesisir sebanyak 26 unit, intinya Pemerintah sudah memfasilitasi dan oleh Kelompok Tani termanfaatkan, ujar Gusrijal Ketua Kelompok Tani Ranah Sepakat di Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                            LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

 

01 Oktober 2018

Fakultas Pertanian Universitas Andalas berhasil mengirim satu tim pada lomba National Economic and Management Olympiad (NEMO), Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor yang dilaksanakan pada 28-30 September 2018. Tim GANDY yang beranggotakan Mizi Sasrido (Agribisnis17), Ninda Novita (Agribisnis17), dan Berliani Fitri Adella (Agribisnis17) dengan dosen pembimbing Rika Hariance, S.P, M.Si lolos menjadi 10 tim terbaik dan mempresentasikan karyanya pada bidang lomba business plan.

Sepuluh tim terpilih berasal dari Universitas di berbagai daerah yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Andalas dan Universitas Airlangga. Pada babak final tersebut, para finalis sangat antusias dalam mempresentasikan produknya kepada dewan juri. Dewan juri pun sulit menentukan karya yang keluar sebagai tiga besar karena masing-masing produk memiliki kreatifitas yang sangat baik.

Judul proposal tim Gandy dari Universitas Andalas yaitu “Gandy (Gambir Candy) Permen Smart sebagai Oleh-Oleh Khas Sumatra Barat yang Sehat dan Praktis”. Yang terinspirasi dari banyaknya tanaman gambir yang tumbuh di Sumatra Barat namun kurang pengelolaan di bidang agroindustrinya.

Hasil competisi business plan, tim Gandy berhasil meraih posisi ke lima. Adapun posisi pertama diraih oleh Universitas Brawijaya, di posisi kedua dan ketiga diraih oleh IPB, keempat Universitas Brawijaya.

            BF - Subag Akademik & Kemahasiswaan

24 September 2018

Program Beasiswa JAPFA Foundation adalah program beasiswa yang memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan sumberdaya manusia Indonesia yang kompeten dan berwawasan global. JAPFA Foundation ingin mewujudkannya dengan memberikan beasiswa program S1 pada sektor Agribisnis dan Agroteknologi. Lebih jauh JAPFA Foundation juga berkomitmen untuk berkontribusi melalui program penelitian dan pengembangan sumberdaya manusia di sektor pertanian dan peternakan dengan tujuan untuk menghasilkan inovasi kreatif yang membawa manfaat bagi pembangunan kesejahteraan khususnya masyarakat pertanian dan peternakan di Indonesia.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Fakultas Pertanian oleh Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan F. Lenita Rias, SE, MM dan Staf kemahasiswaan Rina Mayang Sari, A.Md di ruang sidang dosen lantai 3 Fakultas Pertanian, diperuntukkan bagi Mahasiswa Agribisnis dan Agroteknologi angkatan 2016 dengan Indek Prestasi diatas 2,75. Penyaringan telah kami lakukan terlebih dahulu mengingat penerima beasiswa harus merata, Mahasiswa yang telah mendapat beasiswa di unit/instansi lain tidak diikut sertakan, ujar F. Lenita Rias.

Antusias Mahasiswa cukup tinggi, karena JAPFA Foundaton benar-benar memberikan perhatian bagi perkembangan dunia pendidikan. Dan yang paling menarik JAPFA Foundation dalam pemberian beasiswa adalah penerima beasiswa berprestasi akan berkesempatan untuk bekerja di JAPFA Group.

Ayo Mahasiswa !!! Raih kesempatan ini....

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

20 September 2018

Sesuai dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 2006/XIV/R/KPT/2018 Tanggal 30 Juli 2018 tentang Penetapan Pengalihan Pengelolaan Program Studi S3 Ilmu Pertanian dari Program Pascasarjana ke Fakultas Pertanian Universitas Andalas, maka pengelolaan program studi Doktor dimulai sesuai tahun ajaran akademik 2018/2019 di Fakultas Pertanian.

Dengan status pengalihan ini maka pada hari ini, Kamis 20 September 2018 diadakan pemilihan Koordinator Program Studi Doktor periode 2018-2022. Proses pemilihan berjalan dengan tertib, aman dan lancar dengan kandidat Prof.Dr.Ir. Irfan Suliansyah, MS dan Prof.Dr.Ir. Yonariza, MSc.

Pemilihan ini diikuti dan dihadiri undangan pemilih semua dosen Fakultas Pertanian yang berpendidikan Doktor dan dosen pengampu matakuliah serta dosen pembimbing pada Program Doktor Ilmu Pertanian itu sendiri.

 

 RN - Subag Akademik & Kemahasiswaan