Berita (153)

11 Oktober 2018

Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu Kabupaten yang juga penerima Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dengan 3 (tiga) kecamatan yang menjadi fokus pelaksanaan pendampingan pada tahun 2018. Kecamatan Pulau Punjung dengan alumni pendamping Ucu Sarah dan kecamatan Koto Baru alumni pendamping Miko Sukma, SP serta Camelia Ayu N., SP sebagai pendamping di kecamatan Tiumang.

Di dampingi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Siska Efendi, SP, MP tim Monev Fakultas Pertanian yang terdiri dari Wakil Dekan I Dr.Ir. Irawati, M.Rur.Sc yang juga sebagai Ketua Pelaksana UPSUS Alsintan tahun 2018 serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan F. Lenita Rias, SE, MM dan Joni Purnawanto mengunjungi Dinas Perkebunan Kabupaten Dharmasraya, pada tanggal 9 dan 10 Oktober 2018.

Bapak Darisman Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Dharmasraya mengatakan bahwa Alsintan yang diterima dari Pemerintah sangat bermanfaat bagi para petani melalui kelompok tani yang ada. Dan masih berharap untuk dapat penambahan Alsintan karena sangat dibutuhkan dan lokasi/daerah yang masih berjauhan dan terkendala banyak hal seperti perbukitan, jurang dll. Edukasi kepada masyarakat petani ataupun kelompok tani sangat diperlukan mengingat penyebaran Alsintan yang masih kurang merata, ujar Darisman.

Di nagari Gunung Selasih kecamatan Pulau Punjung kelompok tani Satampang Baniah melaksanakan demfarm budidaya padi sistim tanam jajar legowo. Sistem ini sangat menguntungkan bagi petani, ujar Hifni, S.PKP Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Pulau Punjung yang memiliki 60 Kelompok Tani yang tersebar pada 5 Nagari.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

10 Oktober 2018

Van Deventer Maas Indonesia (VDMI) telah menyelenggarakan Citizenship Workshop pada tanggal 18-24 September 2018 di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan ini bertemankan "How to be an Active Citizens for Sustainable Development". Oktizalia Pratiwi, Mahasiswi Program Studi Agroteknologi Angkatan 2015 merupakan delegasi Universitas Andalas yang dipercaya untuk mengikuti workshop tersebut.

Diperlukan beberapa proses dalam mengikuti kegiatan ini, mengingat bahwa semua biaya baik akomodasi, konsumsi, maupun transportasi ditanggung oleh VDMI. Tahap seleksi dimulai dari penulisan esai, penulisan motivation letter, hingga wawancara.

Peserta workshop merupakan perwakilan mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia, seperti ITB, IPB, ITS, UNAIR, UGM, UNP, USU, UNNES, UNHAS, UNDANA, UNTAN, UNG, UMACH hingga AlFATH (kebidanan) Jakarta. Jumlah peserta terpilih sebanyak 18 Mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan mengajak Mahasiswa untuk aktif dalam membangun kemajuan bangsa serta memberikan ide yang berkelanjutan dalam menjadi warga negara yang aktif, kreatif, dan juga kritis.

 

 Tiwi - Subag Akademik & Kemahasiswaan

 

08 Oktober 2018

Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang diterima di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu pada 3 (tiga) kecamatan yang menjadi fokus pelaksanaan pendampingan pada tahun 2018. Kecamatan Linggo Sari Baganti dengan alumni pendamping Mutiara Yolanda, SP dan kecamatan Ranah Pesisir alumni pendamping Nofrina Oftifa, SP serta Nengsih Marta Sari, SP sebagai alumni pendamping di kecamatan IV Jurai. Alumni Pendamping pada Kabupaten Pesisir Selatan di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr.Ir. Indra Dwipa, MS

Tim Monev Fakultas Pertanian yang terdiri dari Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan F. Lenita Rias, SE, MM dan Rina Mayang Sari, A.Md yang juga sebagai Anggota Pelaksana UPSUS Alsintan tahun 2018 dan Solviano Syofyan mengunjungi  Kecamatan IV Jurai dan Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, pada tanggal 4 dan 5 Oktober 2018.

Koordinator Balai Penyuluhan Kecamatan IV Jurai mengatakan, Alsintan yang tidak sesuai dengan kebutuhan Kelompok Tani maka dicarikan solusinya dengan memberikan atau tukar pakai dengan Kelompok Tani yang lain dengan Berita Acara. Fungsi dinas memfasilitasi dan mencarikan solusi agar Alsintan dapat termanfaatkan, ujar Ernayenti, SP.

Sedangkan di Kecamatan Ranah Pesisir yang terdiri dari 5 Nagari dengan 16 Kelompok Tani, memanfaatkan Alsintan sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi lahan pertanian. Alsintan yang diterima di Kecamatan Ranah Pesisir sebanyak 26 unit, intinya Pemerintah sudah memfasilitasi dan oleh Kelompok Tani termanfaatkan, ujar Gusrijal Ketua Kelompok Tani Ranah Sepakat di Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                            LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

 

01 Oktober 2018

Fakultas Pertanian Universitas Andalas berhasil mengirim satu tim pada lomba National Economic and Management Olympiad (NEMO), Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor yang dilaksanakan pada 28-30 September 2018. Tim GANDY yang beranggotakan Mizi Sasrido (Agribisnis17), Ninda Novita (Agribisnis17), dan Berliani Fitri Adella (Agribisnis17) dengan dosen pembimbing Rika Hariance, S.P, M.Si lolos menjadi 10 tim terbaik dan mempresentasikan karyanya pada bidang lomba business plan.

Sepuluh tim terpilih berasal dari Universitas di berbagai daerah yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Andalas dan Universitas Airlangga. Pada babak final tersebut, para finalis sangat antusias dalam mempresentasikan produknya kepada dewan juri. Dewan juri pun sulit menentukan karya yang keluar sebagai tiga besar karena masing-masing produk memiliki kreatifitas yang sangat baik.

Judul proposal tim Gandy dari Universitas Andalas yaitu “Gandy (Gambir Candy) Permen Smart sebagai Oleh-Oleh Khas Sumatra Barat yang Sehat dan Praktis”. Yang terinspirasi dari banyaknya tanaman gambir yang tumbuh di Sumatra Barat namun kurang pengelolaan di bidang agroindustrinya.

Hasil competisi business plan, tim Gandy berhasil meraih posisi ke lima. Adapun posisi pertama diraih oleh Universitas Brawijaya, di posisi kedua dan ketiga diraih oleh IPB, keempat Universitas Brawijaya.

            BF - Subag Akademik & Kemahasiswaan