Berita (147)

17 September 2018

Penghargaan yang diterima Dr. Yulmira Yanti, SSi, MP sebagai Tenaga Pendidik Berprestasi III Tingkat Universitas diberikan langsung oleh Rektor pada Dies Natalis Universitas Andalas ke 62, Kamis 13 September 2018 di Convention Hall. Sebagai dosen pada jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan dan sekaligus sebagi Koordinator Program Studi S1 Proteksi Tanaman Yulmira Yanti telah mengabdi selama 12 tahun di Fakultas Pertanian.

Lahir di Bukittinggi, Yulmira Yanti yang menamatkan studi Doktor (S3) di Universitas Andalas pada tahun 2011 adalah seorang dosen dengan spesifikasi bidang ilmu bakteriologi dan pengendalian hayati. Penelitian dengan kepakarannya juga telah banyak dilakukan seperti

Distribusi penyakit layu bakteri bakteri Pada tanaman Bawang (Xanthomonas axonopodis pv allii) sebagai penyakit baru di Sumatera Barat, Strategi mendapatkan mutan bawang merah yang tahan terhadap penyakit layu bakteri Xanthomonas melalui induksi mutasi dengan EMS, Pengembangan teknologi Formulasi Rhizobakteria untuk Ketahanan Terhadap Penyakit Layu Bakteri dan Peningkatan Produksi Tanaman Cabai, Perakitan Varietas Jagung yang Tahan Terhadap Penyakit Layu bakteri Sterwart (PNSS) Melalui Induksi Ketahanan, Potensi Rhizobakteria Indigenus sebagai agen Hayati dan Aplikasinya untuk Menekan Penyakit serta Meningkatkan Pertumbuhan pada Tanaman Tomat di Sumatera Barat dan masih banyak lagi. Kesibukan sebagai pembimbing bagi mahasiswa Proteksi Tanaman dan juga memberikan bimbingan proposal penelitian bagi mahasiswa yang mengikuti program PKM, luar biasa selamat dan sukses.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

14 September 2018

ARIFAH, SP Tenaga Kependidikan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Fakultas Pertanian Universitas Andalas menerima penghargaan dari Rektor sebagai Laboran Berprestasi I pada Dies Universitas Andalas ke 62, Kamis 13 September 2018 di Convention Hall. Ini adalah penghargaan yang kedua bagi Arifah, tahun lalu ia mendapat penghargaan sebagai Laboran Berprestasi II tingkat Universitas.

Kebanggaan yang luar biasa dapat meningkatkan prestasi bagi karier dan diri sendiri serta Fakultas, ujar Ar panggilan keseharian. Ar sebagai tenaga kependidikan dengan jabatan fungsional Penyelia telah banyak mengikuti pelatihan dan diklat sebagi penunjang pekerjaan.

Berbagai Diklat seperti Pelatihan Tenaga Kependidikan bagi Pranata Laboraratorium Pendidikan (PLP) tingkat Nasional di Medan tahun 2012, Workshop Persiapan Akreditasi Laboratorium (ISO/IEC 17025:2005) di Unand tahun 2015, Workshop Peningkatan Peran dan Fungsi Pranata Laboratorium Pendidikan di Malang tahun 2015, Workshop Pengelolaan Laboratorium menuju Laboratorium yang Unggul dan Berbudaya di Bali tahun 2016 dan Diklat Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Gelombang VI Jenjang Ahli Angkatan ke-4 di Palembang tahun 2016.

Semoga ilmu yang didapat menjadi penguat dan pendukung pekerjaan seorang PLP fungsional penyelia, sukses buat Arifah.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

13 September 2018

Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian Universitas Andalas Ratna Dewi, S.Kom  mendapat penghargaan dari Rektor Universitas Andalas dengan prestasi sebagai Tenaga Akademik Berprestasi I pada Dies Universitas Andalas ke 62, Kamis 13 September 2018 di Convention Hall. Status Pegawai Negeri Sipil dengan masa kerja 19 tahun Ratna diberi tugas di Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan sebagai Pengolah Data Akademik sekaligus juga sebagai Administrator aplikasi Sistem Informasi Akademik (SIA) Fakultas Pertanian .

Lahir di Padang 2 Februari 1967, Ratna Dewi, S.Kom dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) 196702021999032004 sebagai Admin SIA yang mengelola sistem untuk semua Mahasiswa S1, S2 dan S3 memang sangat berat, namun pekerjaan ini memberikan kepuasan tersendiri kata Ratna sambil tersenyum. Rasanya ada tanggungjawab moril harus diselesaikan sesuai dengan jadwal dan waktu yang ditentukan, imbuhnya lagi.

Pernah mengikuti pelatihan di Gamatechno UGM Jogjakarta bersama dengan Tim ICT Unand serta beberapa kali mengikuti pelatihan di LPTIK dalam pengembangan aplikasi SIA yang diperuntukkan untuk Fakultas. Penyebaran ilmu perlu untuk pendukung pelaksanaan kerja serta memberi kesempatan penjenjangan karir bagi setiap staf pelaksana, begitu juga dengan Ratna yang sekarang diberi tugas mengepalai urusan akademik.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

16 Agustus 2018

Sekretariat dan Tim Ahli Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyelenggrakan kegiatan Focus Group Discussin (FGD) dalam rangka menyusun Rancangan Undang-Undang tentang Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik dengan mengikut sertakan Dosen Fakultas Pertanian se Sumatera Barat, Dinas Pertanian Propinsi/Kabupaten/Kota, Biro Hukum Pemerintah Sumatera Barat, Mahasiswa Program Magister dan Program Doktor serta peserta lainnya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Balitbu dll untuk menjaring masukan dari pakar dan stakesholders yang concern terhadap permasalahan pelestarian dan pemanfaatan sumber daya genetik guna penyempurnaan RUU ini. 

Kegiatan yang digelar pada hari Senin 6 Agustus 2018 di ruang sidang lantai 2 Fakultas Pertanian sangat bermanfaat dalam bidang pertanian. Paparan yang diberikan Prof.Dr.Ir. Sobir, MS pakar IPB mengatakan bahwa kepulauan Indonesia memiliki keragaman lingkungan yang tinggi sehingga memiliki potensi genetik sangat tinggi, ada 47 ekosistem. Sumber Daya Genetik merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yaitu keragaman makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungan hidupnya yang terdiri dari keragaman ekosistem, spesies dan genetik.  

Dekan Fakultas Pertanian Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi yang telah membuka acara ini dan juga sekaligus sebagai pembicara pada sesi pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Plasma Nutfah (KHPN) mengatakan banyaknya atau macam variasi, bentuk, penampilan, jumlah dan sifat yang terdapat pada berbagai tingkatan makhluk hidup. Sedangkan Dr.Ir. Ellina Mansyah, MP dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Kementan mengatakan ada 3 subjek kata kunci dari kegiatan ini yaitu pelestarian, pemanfaatan serta sumber daya genetik berkelanjutan. 

Kegiatan FGD ini diakhiri dengan diskusi alot antar pakar, stakeholder yang hadir yang dipimpin oleh Prof.Dr.Ir. Irfan Suliansyah, MS.

 

                                                                                    LN – Subag Akademik & Kemahasiswaan