Pengumuman (80)

04 Agustus 2016

Dalam rangka menghadapi persaingan global yang semakin berat dari tahun ke tahun, Indonesia harus mempersiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang tangguh dan berkualitas. Salah satu tempat yang digunakan untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas adalah Perguruan Tinggi (PT). Untuk membentuk SDM pada tingkat sarjana, PT di Indonesia rata-rata membutuhkan waktu 5 tahun dan SDM tingkat sarjanapun belumlah cukup untuk mempersiapkan SDM yang unggul. Untuk itu juga perlu disiapkan SDM pada tingkat Master atau Doktor. Dalam kondisi tersebut, maka diperkirakan pada tahun 2030 SDM Indonesia belum siap. Apalagi dengan melihat kondisi PT di Indonesia yang belum mencapai kelas dunia (World Class University).

Dengan melihat latar belakang tersebut, maka diperlukan suatu program unggulan yang bertujuan untuk mempersiapkan SDM yang unggul dan berkualitas dalam waktu yang lebih singkat. Cara peningkatan tersebut adalah dengan program Fast Track (Sarjana + Magister Terpadu) yang dapat diselesaikan dalam waktu 5 tahun.

Program FAST TRACK, yaitu percepatan studi dari Program Sarjana (S1) yang dilanjutkan dengan Program Pascasarjana program Master (S2) yang ditempuh dalam waktu 5 tahun (S1 4 tahun + S2 1 tahun). Pada Program ini, mahasiswa akan menghemat waktu satu tahun pendidikan S2 serta menghemat biaya pendidikan S2 sekitar 50%.

Persyaratan  PROGRAM FAST-TRACK  Tahun Akademik 2016/2017

  1. Mahasiswa aktif program studi S1,
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) program sarjana (S1) sampai pada semester 6, tidak kurang dari 3.01 dan sudah menyelesaikan 120 SKS.
  3. Nilai TOEFL minimal 375.

Waktu Pendaftaran telah dimulai pada tanggal 26 Juli sampai 5 Agustus 2016 di Sub Bagian Akademik & Kemahasiswaan. Seleksi akan dilakukan dalam 2 tahap yaitu Tahap Administrasi dan Wawancara.

 

                                                               Sub Akademik & Kemahasiswaan

29 Juli 2016

Berdasarkan Surat Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) Nomor 57744/A2/KP/2016 perihal pengisian dan pengiriman berkas Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN). Menindaklanjuti surat edaran Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) Nomor 2754/A.A2/SE/2016 perihal kewajiban penyampaian LHKPN dan LHKASN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) tanggal 13 Juli 2016, maka seluruh PNS/ASN Kemristekdikti segera mengisi dan menyampaikan berkas LHKASN.

Format dan contoh pengisian LHKASN dapat didownload disini

13 Juli 2016

Merujuk kepada Peraturan Menteri Riset. Teknologi. dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 Tahun 2015 tentang Registrasi Pendidik pada Perguruan Tinggi dan Nomor 2 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Riset. Teknologi. dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 Tahun 1015 maka pendidik pada Perguruan Tinggi perlu memiliki NIDN, NIDK atau NUP.

Sehubungan dengan itu Universitas Andalas harus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap dosen, instruktur dan tutor yang terlibat dalam proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun persyaratan dan peraturan untuk mendapatkan NIDN, NIDK atau NUP dapat dilihat disini

15 April 2016

Sehubungan pemenuhan kebutuhan data Informasi Fakultas pertanian, diharapkan dosen Fakultas Pertanian Unand untuk dapat mempersiapkan dan mengirimkan data profilnya baik dalam softcopy maupun hardcopy.

Softcopy dapat diemail di: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Hardcopy dapat diantar langsung ke ketua prodi/jurusan masing-masing

Surat permintaan dapat di lihat disini dan blanko profil dapat dilihat disini