Berita (111)

27 November 2017

Padang (Unand) – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Andalas merayakan hari lahirnya yang ke 63 (Dies Natalis) dengan menggelar sidang terbuka senat dan pimpinan pada Senin (27/11) di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Dekan Faperta Universitas Andalas Dr. Ir. Munzir Busniah, MSi mengatakan Faperta Unand secara formal berdiri pada tanggal 30 November 1954 yang diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Drs. Muhammad Hatta yang dinamakan dengan perguruan tinggi pertanian di Payakumbuh Sumatera Barat.

“Dengan berbagai romantika perjalanan yang telah dilewati selama 63 tahun oleh Faperta Unand dari masa ke masa,”sebutnya.

Saat ini Faperta Unand medidik mahasiswa sebanyak 2.331 mahasiswa yang tersebar di enam program studi yaitu Agroteknologi, Agribisnis, Ilmu Tanah, Agroekoteknologi Kampus III Dharmasraya, Proteksi Tanaman dan Penyuluhan Pertanian.

Disebutkannya 48% dari seluruh mahasiswa Faperta Unand meraih beasiswa untuk membantu kelancaran dalam menempuh pendidikannya seperti beasiswa Bidikmisi, PPA dan beasiswa lainnya dari 14 badan/yayasan pemberi beasiswa.

“Faperta Unand memiliki 26 Guru Besar dan Dosen dengan kualifikasi Doktor sebanyak 77 orang yang terus akan meningkat pada tahun mendatang,”ujarnya.

Diungkapkannya faperta unand terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan dibidang akademik sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik.

Dalam momentum peringatan Dies Natalis ini ia mengajak segenap civitas akademika untuk mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan sekaligus meningkatkan rasa optimisme dan berusaha keras untuk memberikan yang terbaik bagi fakultas ini. 

Disamping itu, ia berpesan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa ini kedepannya agar terus mengasah ketrampilan serta menajamkan jiwa petarung supaya menjadi yang terbaik.

Ia menekankan persaingan global semakin ketat sehingga semua harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memeliki daya saing pada level nasional, regional maupun di level internasional.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Republik Indonesia Dr. Ir, Agung Hendriadi, M. Eng menyampaikan orasi ilmiahnya.

Disamping itu, Faperta Unand juga memberikan kenang-kenangan kepada tenaga kependidikan dan dosen yang telah memasuki masa purna bakti serta penghargaan kepada mahasiswa dengan kategori best student, best activis, best HIMA, best UKMF dan best entrepreneur student.

 

Humas dan Protokol Unand

28 November 2017

Padang (Unand) - Ir. I Made Donny W membuka Dialog motivasi dengan kalimat motivasinya “Kerja keras, tekun & semangat” untuk berubah merupakan senjata ampuh dalam meraih sebuah impian menjadi kenyataan. Sebuah prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Made Doni yang merupakan alumni Program Studi  Agribisnis IPB (1985).

Dialog motivasi yang diselengarakan pada Senin, (27/11) di Gedung Convention Hall Universitas Andalas ini merupakan serangkaian acara dari Dies Natalis Fakultas Pertanian (Faperta) ke-63.

Dalam Kegiatan membahas mengenai wirausaha buah (holtikultura) Indonesia yang dipandu oleh Ir. I Made Donny,  owner Moena fresh, Pengusaha buah di Bali, Indonesia.

Hortikultura dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura/colere (budidaya) memfokuskan pada budidaya tanaman kebun salah satunya adalah tanaman buah (pomologi/frutikultur) (sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Hortikultura)

I Made Donny mengatakan bahwa Ia termotivasi untuk berbisnis di bidang buah-buahan karena buah-buahan di Bali, selain untuk dikonsumsi juga merupakan kelengkapan dalam tradisi upacara, sehingga kebutuhannya akan terus meningkat.

Pembicara banyak melakukan sharing mengenai kunci sukses dalam membangun usaha, salah satunya ada Networking. 

Sosok yang pernah satu sekolah dengan Presiden Amerika ke-44, Barack Obama, menunjukkan rentetan foto-foto dirinya bersama teman-temannya dari SD sampai ke jenjang perkuliahan.

I Made Donny mengakui dengan adanya pertamanannya semasa SD, SMP, SMA dan juga semasa kuliah di IPB yang terus menerus ia bina persaudaraannya dengan menjaga tali silahturahmi, membantu beliau untuk mengembangkan usaha yang ia geluti.

Seorang I Made Donny  yang dianggap tidak mampu menyelesaikan studynya oleh di IPB, dengan penuh kegigihan & ketabahan hati serta sikap fighting spirit yang tinggi mampu meluluhkan hati para dosen dengan mengajak kunjungan ke kebun Melon.

Kebun melon I Made Donny mulai dirintis pada tahun 1982 dengan menanami lahan seluas satu hektar dan modal awal Rp. 4 juta. Sukses dengan penjualan Rp. 8 Juta, usaha melon dikembangkan dengan menambah lahan seluas tiga hektar dan terus berkembang.

Pada tahun 1989 PT. Moena Farms yang didirikan oleh I Made Donny sudah dapat melakukan ekspor ke Singapura, Hongkong, Begia serta Belanda .

Inovasi yang dibuat oleh PT. Moena Farms dengan membuka Moena Fresh yaitu toko buah keluarga. Saat ini Moena Fresh telah memiliki belasan cabang di Bali.

Dalam kegiatan ini I Made Donny memberikan belasan bucket buah-buahan segar yang berasal dari PT. Moena Farms kepada para civitas akademik yang aktif bertanya. Ia juga memberikan rangkaian tips untuk memilih buah-buahan yang sudah masak dan masih segar.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian cendramata oleh Faperta Unand dan sesi foto bersama.

 

Humas dan Protokol Unand

23 November 2017

Komunitas Mahasiswa Ilmiah Pertanian kali ini telah mengangkat kegiatan Rangking 1 dalam rangkaian acara Alek Gadang Masyarakat Pertanian (AGMP), pada Kamis 23 November 2017 yang berlangsung dengan meriah bersama 30 peserta dari lingkup Mahasiswa Pertanian.

Mahasiswa dikenal memiliki wawasan yang luas, pemikiran yang tinggi, peka terhadap perubahan lingkungan, serta kritis merespon segala permasalahan yang ada. Untuk itu Departemen Kajian Ilmiah KMIP menantang Mahasiswa Pertanian bersama pikiran kritisnya dalam hal pengetahuan umum, pengetahuan bidang pertanian, dan juga pengetahuan terkait topik terkini yang ada di Indonesia yaitu “PAPA” Setya Novanto yang tengah menjalani pemeriksaan terkait kasusnya. 

Bersama kajian-kajian yang disuguhkan dalam bentuk pertanyaan yang menarik, serta persaingan yang tinggi antar peserta dalam menjawab pertanyaan, maka didapatkan siapa Rangking 1 di Fakultas Pertanian. Rangking 1 kali ini diraih oleh Antoni dari Program Studi Proteksi Tanaman sebagai peringkat pertama dan Syahadatan Jordan dari Program Studi Ilmu Tanah.

Dari kegiatan tersebut, diharapkan Mahasiswa Pertanian lebih terbuka wawasannya dalam Bidang Pertanian, pengetahuan umum dan topik hangat yang ada di negara kita ini. Karena Mahasiswa pada dasarnya berjiwa kritis dalam mengkaji dan memiliki semangat yang tinggi dalam ilmiah.

 

 KMIP  - Subag Akademik & Kemahasiswaan

14 November 2017

Sebanyak 511 tim yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari seluruh Indonesia ikut mendaftar pada ajang 3rd UTU (Universitas Teuku Umar) AWARDS dan 272 Tim diantaranya yang memenuhi persyaratan untuk dinilai oleh dewan juri yang berasal dari Perguruan Tinggi Top di Indonesia, seperti UI, ITB, UGM, UB, UNAND, UMY, UNSYIAH, UNIB, IPB, UTU, BPPT dan KEMRISTEKDIKTI.

Dari sekian banyak tim yang dinilai, hanya 5 tim yang akan dipilih sebagai 5 nominator terbaik pada setiap kategori perlombaan. Salah satu tim terpilih tersebut berasal dari Universitas Andalas. Mereka adalah Sarman, Ubpa Aprilia Fahlefi, dan Yulita Rachim yang berasal dari Jurusan Agroteknologi angkatan 2016. Mereka terpilih sebagai 5 Nominator terbaik pada Kompetisi Produk Inovatif Berbasis Pertanian dan Perikanan. Untuk kategori ini sendiri yang masuk 5 nominasi terbaik adalah dari  Institut Pertanian Bogor, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Brawijaya.

Kegiatan 3rd UTU Awards berlangsung dari tanggal 9 - 11 November 2017 di Universitas Teuku Umar,  Meulaboh, Aceh Barat. Kegiatan ini meliputi technical meeting, persentasi materi kompetisi di hadapan dewan juri, pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah yang dilaksanakan pada Malam Anugerah UTU Awards. Pada acara malam Anugerah UTU Awards tersebut Tim Juri mengumumkan peringkat dan penyerakan Piagam, Sertifikat dan uang tunai kepada masing-masing pemenang sebagai Juara Satu Universitas Brawijaya (UB), Juara Dua Univeristas Andalas (Unand), Juara Tiga Institut Teknologi Bandung (ITB), Juara Keempat Universitas Gajah Mada (UGM) dan Juara Kelima Institut Pertanian Bogor (IPB).

 

Sarman  - Subag Akademik & Kemahasiswaan