Items filtered by date: Mei 2017
29 Mei 2017 In Berita

 

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA secara resmi melantik 14 pejabat struktural yang meliputi Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Subbagian (Kasubbag) di lingkungan Universitas Andalas di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Senin 29 Mei 2017.

Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Nomor 1258,1259/III/R/KPT/2017 tentang Pengangkatan dan Mutasi Pejabat Struktural eselon III dan IV di Lingkungan Universitas Andalas.

Dua diantara 14 pejabat struktural yang dilantik dan diambil sumpahnya yaitu Drs. M. Boni, MM Kabag Tata Usaha Fakultas Pertanian di mutasi ke Fakultas Hukum dengan jabatan yang sama sebagai Kepala Bagian Tata Usaha. Drs. M. Boni, MM telah mengabdi pada Fakultas Pertanian selama + 3, 5 tahun.

Promosi dan pengkaderan tenaga kependidikan pada sub bagian akademik dan kemahasiswaan Fakultas Pertanian telah dicapai dengan diangkatnya saudara  Emizar, SE sebagai Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Rasa bangga segenap tenaga kependidikan Fakultas Pertanian atas pengangkatan dan pelantikan ini merupakan anugrah dan kebahagiaan tersendiri. Semoga amanah.

 

LN - Subag Akademik & Kemahasiswaan

23 Mei 2017 In Berita

Fakultas Pertanian Universitas Andalas pada Sabtu 20 Mei 2017 melaksanakan Penyerahan Ijazah Sarjana dan Magister pada Wisuda II Tahun 2017. Penyerahan Ijazah dan pelepasan mahasiswa Program Sarjana dan Magister di laksanakan di Gedung E Universitas Andalas. Sebanyak 60 orang yang terdiri dari Program Sarjana sejumlah 57 yang terdiri dari 24 orang Laki-laki dan 33 orang Perempuan.     Sedangkan Program Magister 3 orang, 2 orang Laki-laki dan 1 orang Perempuan.  

Wisuda Fakultas Pertanian di buka secara resmi oleh Dekan Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi. Wisuda II ini merupakan wisuda pertama bagi Wakil Dekan I, II dan III yang dilantik pada 17 Maret 2017.

Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian diberikan penghargaan  langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian kepada Khairul Fahmi Purba dari Prodi Agribisnis dengan IPK 3,84 predikat lulus Dengan Pujian dan Armina Mustika dari Prodi Agroteknologi dengan IPK 3,64 predikat lulus Sangat memuaskan.

Pada wisuda II ini Dekan juga melepas mahasiswa asing dari Vietnam yang belajar pada Program Pascasarjana Fakultas Pertanian yaitu Nguyen Van Tai dan Nguyen Thi Phuong Thao.

Khairul Fahmi Purba, SP sebagai wakil wisudawan memberikan ungkapan singkat berupa ucapan terima kasih kepada dosen dan tenaga kependidikan dalam memberikan proses pembelajaran dan pelayanan selama di Fakultas Pertanian. Ucapan ini juga disampaikan perwakilan orangtua kepada dosen dan tenaga kependidikan dan memberikan semangat bagi wisudawan bahwa proses belum selesai untuk mewujudkan cita-cita.

Diiringi dengan lagu “Bunda” salah seorang wisudawan mencurahkan ungkapan perasaan kepada orang tua atas pengorbanan dalam membesarkan mereka,  ungkapan rasa ini disampaikan oleh wisudawan Walmadri, SP yang diamini oleh wisudawan lainnya. Dekan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada wisudawan dan orangtua wisudawan serta berpesan agar para wisudawan dapat mengamalkan ilmu yang dipelajari diperkuliahan selama ini.

Munzir Busniah juga menyampaikan bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional para mahasiswa/alumni untuk bangkit memajukan dunia usaha di bidang pertanian sehingga kita ikut berperan di dalam pembangunan Indonesia. Bangunlah reputasi anda mulai hari ini karena kesuksesan di mulai dari komitmen yang dipatri di dalam diri, pesan Dekan kepada wisudawan dan wisudawati.

 

 LN – Subag Akademik & Kemahasiswaan

22 Mei 2017 In Berita

Bernuansa lain kali ini pelaksanaan Wisuda II tahun 2017 Fakultas Pertanian Universitas Andalas diadakan di Gedung E pada Sabtu 20 Mei 2017. Dekan Dr.Ir. Munzir Busniah, MSi, memberikan piagam penghargaan kepada Bintang Aktifis Kampus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya berorganisasi serta menjalankan perkuliahan di Fakultas Pertanian. Bintang aktifis kampus Fakultas yang dibacakan oleh Wakil Dekan III Dr.Ir. Adrinal, MS, sebanyak 8 orang dan berhak menerima penghargaan dari Dekan yang diberikan kepada Arpen Aipo (NIM 1110233003) Prodi Ilmu Tanah dari lembaga GMIT (Grup Mahasiswa Ilmu Tanah). Penghargaan yang serupa juga diberikan kepada Melva Mustika (NIM 1210212046) Prodi Agroteknologi dari BEM KM FP UA serta kepada Muhammad Fadli (NIM 1210222024) Prodi Agribisnis.

 

Bintang aktifis kampus dari Environment Student Community (EnSC) diberikan kepada Walmadri (NIM 1310221068) dari Prodi Agribisnis. Sedangkan aktifis dari Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) penghargaan diberikan kepada Factabiqul Khairat (NIM 1310221057), Frananda Fajri Ervianto (NIM 1310221062), Rifandi (NIM 1210223013) serta Tedy Imam Mahesa (NIM 1210223028) dari Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian.

   

                                                                                                LN – Subag Akademik & Kemahasiswaan

08 Mei 2017 In Kemahasiswaan

A-news

8 Mei 2017

_______________________________________

Hallo Maperta, Salam TRICKS (emot Kaca Mata )

Nah, buat Maperta yang lagi baca tulisan ini. Selamat (Emot tepuk tangan) Maperta akan mendapatkan informasi-informasi terkini mengenai Pertanian yang kita disebut A-News.

Masih Kepo A-News itu apaaa??

A-News adalah singkatan dari Agriculture news, untuk beberapa bulan kedepan bersama kabinet karya A-News akan menemani maperta sekalian untuk selalu up todate terkait berita-berita terbaru di bidang Pertanian. So, jangan pernah lewatkan ya setiap minggunya pada hari senin di mading – mading Faperta, Mading Gedung B dan C serta tentunya  juga di akun sosmed BEMKM Faperta Unand.

 

ReformaAgraria

Weeitssss, pada edisi pertama ini TRICKS bakalan ngasih info tentang permasalahan Reforma Agraria? Hmhmhm TRICKerS udah pada tau reforma agraria itu apa? Sekilas aja TRICKS jelasin nih tentang apa itu reforma Agraria

Secara etimologis, kata agraria berasal dari kata bahasa Latinager yang artinya sebidang tanah(bahasa Inggrisacre).Kata bahasa Latinaggrariusmeliputi arti yang adahubungannya dengan tanah, pembagian atas tanah terutama tanah umum, bersifat perdesaan.Katareform merujuk pada perombakan, mengubah dan menyusun/membentuk kembali sesuatu menuju perbaikan.Dengan demikian reforma agraria dapat diartikan secara sederhana sebagai penataan kembali struktur pemilikan, penguasaan, dan penggunaan tanah/wilayah, demi kepentingan petani kecil, penyakap, buruh tani (Rolaswati, tanpa tahun).

Nah udah paham kan TRICKerS terkait reforma agraria itu apa. Sekarang ini permasalahan terkait reforma ini menjadi problema pelik. Di Indonesia sendiri reforma agrasia diatur dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Waah udah lama ya penetapan undang-undangnya ini, namun seiring berjalannya waktu, problem terkait pengaturan dan kepemilihan tanah semakin banyak terjadi, Indonesia semakin banyak membangun, banyak infrastur yang dibangun, banyak juga investor yang ingin menanamkan modal di indonesia hingga ingin mendirikan pabrik untuk suatu usaha. Nah tu lah titik permasalahannya, kaum petani yang selama ini identik dengan golongan lemah dan termarginalkan merasa dirugikan dengan banyaknya pengalih fungsian lahan ini. Tidak cukup hanya sekedar uang ganti rugi, lantas bagaimana penghidupan merekakedepannya??Yuuuk , TRICKerS  Kuy kita telisik apa aja sih kasus reforma agraria akhir akhir ini.

Pertama kita flashback dulu ke tahun 2016 pada tanggal 18november, terjadi penggusuran lahan milik petani oleh pihak kepolisian Resor Langkat dan TNI dari LINUD Raider dengan mengerahkan 1500 personel. Akibat penggusuran tersebut beberpa petani mengalami luka berat dan ringan. Konflik ini melibatkan lahan seluas 554 hektar yang diseroboti oleh PTPN II Kebun Gohor Lama dan kemudian diambil alih oleh PT Langkat Nusantara Kepong dari Malaysia.Yang semakin membuat miris,kepolisian yang seharusnya menjadi penegak hukum malah berpihak ke perusahaan asing,bukan rakyatnya sendiri  yang jelas-jelas tidak salah dan mempunyai dasar hukum yang jelas.Bayangkan saja,satu desa dikepung oleh 1500 polisi dan TNI sungguh sangat miris politik yang melanda negeri ini.

SPI mengklaim para petani sudah mengantongi surat pemberian tanah dari Gubernur Sumatera Utara tahun 1970. Disitu disebutkan lahan seluas 554 hektare itu menjadi milik petani.Petani tetap bersikeras mempertahankan atas tanah tersebut,karena memang tanah tersebut tanah mereka.

Selanjutnya  pada tanggal 13 maret 2017,  terjadi aksi penyemenan kaki oleh para petani kendeng di depan istana negara, nah permasalahannya itu karena sengketa tanah oleh para petani dengan PT semen indonesia, tidak hanya karena lahan pertanian petani yang akan dialih fungsikan menjadi pabrik semen namun dampak lingkungan dari akan dibangunnya pabrik tersebutlah menjadi faktor yang lebih berbahaya, yang akan berakibat berkurangya sumber air bersih di daerah  karst kendeng, hal ini nantinya jika dikaji lebih jauh akan berdampak luas bagi kelancaran perekonomian di daerah tersebut.

Lalu  Bertepatan dengan peringatan hari buruh tanggal 1 mei para petani telukjambe kabupaten karawang melakukan aksi. Aksi ini mulai dilakukan sejak tanggal 25 April 2017 dan aksi puncak mereka yaitu menggelar aksi kubur diri di seberang patung kuda tepatnya tepat di pintu barat monumen nasional pada 1 Mei 2017.  Aksi kubur diri ini dilakukan sebagai bentuk protes atas sengketa lahan seluas 700 hektare dengan PT Pertiwi Lestari tak kunjung usai.Mereka juga meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mengembalikan lahan pertaniannya dan mencabut sertifikat tanah atas nama PT. Pertiwi Lestari yang dinyatakan ilegal oleh Kementerian Lingkungan Hidup. “Petani teluk jambe tidak akan berhenti melakukan aksi kubur diri sampai negara dapat memberi tindakan tegas” ujar ketua umum serikat tani telukjambe bersatu (STTB) Maman Nuryawan.

Nah kali ini berita kita berasal dari pernyataan pak jokowi terhadap keluhan para petani asal indramayu yang menyampaikan keluh kesahnya karena penggunaan tanah pemerintah untuk lahan pertanian di wilayahnya harus menyertakan uang sewa padahal sesuai ketentuan yang berlaku tidak ada pungutan sekalipun. Pak jokowi memerintahkan kepada kementrian dan lembaga terkait untuk melakukan pengecekan terhadap permasalahan tersebut

Waaaah TRICKerS, ternyata banyak ya kasus terkait reforma agraria ini, bagaimana nih tanggapan dari para TRICKerS ?? apakah kita hanya bisa menonton di balik layar atau minimal melakukan hal-hal baru yang dapat mendukung reforma agraria di wilayah kita ini. So, kuylah  TRICKerS mulai darisekarang berpikir kritis untuk memajukan aspek pertanian kita. Eiiits Pesan TRICK nih buat para TRICKerS kalau udah jadi pejabat negara jangan lupa sama petani ya, buat kebijakan yang pro rakyat (emot kacamata)

The Last but not least... Salam TRICKS (emot happy)

Sumber:  merdeka.com

nasional.republika.co.id

news.detik.com

Aher: Saatnya Anak Muda Bangga Jadi Petani

==========

Apabila dalam lima hingga 10 tahun ke depan tidak ada upaya. Maka bisa diperkirakan negeri ini akan kehilangan petani, atau dapat pula dikatakan 'Indonesia tidak akan punya lagi sosok petani'. "Kegagalan melakukan regenerasi petani, tak hanya akan mengancam ketahanan dan kedaulatan pangan, namun juga kelangsungan kehidupan pertanian dan petani itu sendiri," kata Aher. Maka Aher menuturkan, penyuluh pertanian memiliki peranan penting dalam menyiapkan tenaga atau generasi muda petani.

Untuk mendorong regenerasi petani kata Aher, perlu kebijakan yang holistik yang menyasar pada orang tua dan generasi muda. Sementara hal yang paling penting untuk dilakukan adalah membuat keluarga petani menjadi lebih sejahtera. "Pembenahan pendidikan pertanian perlu dilakukan, perlu didorong kurikulum pendidikan sehingga dunia pertanian dapat masuk ke ke kurikulum pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi," katanya. "Anak muda, atau generasi muda dilibatkan dalam proses pra-produksi, produksi, pasca produk,  serta promosi dan pemasaran," sambung Aher.

Selain itu menurut Aher, diperlukan adanya kebijakan yang berpihak pada petani muda serta kerjasama multi-pihak antara pemerintah, lembaga, perguruan tinggi, swasta, hingga lembaga keuangan. Serta tak kalah penting yaitu diberlakukannya variasi metode pemberdayaan generasi muda yang dapat menarik minat dan menggerakkan usaha, seperti contohnya yang dilakukan di Jawa Barat melalui pemagangan, penumbuhan wirausaha muda di sektor pertanian, studi banding, dan lain sebagainya. Sehingga, anak muda bisa bangga jadi petani.

Sumber : pikiran-rakyat.com