Items filtered by date: Maret 2018
14 Maret 2018 In Berita

Namanya Dewi Novita Sari, panggilan akrabnya Awi seorang mahasiswa program studi Agribinis, Fakultas Pertanian UNAND. Lahir di Batang Silasiah pada 6 Juni 1994. Merupakan anak ke 2 dari pasangan Erman dan Zulvia. Dewi memiliki satu orang kakak perempuan bernama Yetti Novia.

Dewi menempuh pendidikan SDN 10 Batang Silasiah (2001-2007), dilanjutkan ke pendidikan islam di MTsN Kubang Putiah (2007-2010), dan kembali melanjutkan ke pendidikan umum di SMAN 1 Sungai Pua (2010-2013). Pada tahun 2013 diterima sebagai mahasiswa program studi Agribisnis jalur SBMPTN dengan program beasiswa bidikmisi dan meraih gelar sarjana pada 28 Desember 2017.

Perjuangan yang tidak mudah untuk memasuki jenjang perguruan tinggi membuat Dewi termotivasi untuk tidak menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, apalagi sebagai seorang mahasiswa yang kuliah dengan program beasiswa. Prestasi akademik dan non akademik harus menjadi target utama. Bagi seorang Dewi, prestasi akademik adalah hal yang penting karena baginya ketika IP kita bagus maka saat itulah kita membuktikan baik pada orang tua ataupun pihak kampus bahwa kita bersungguh-sungguh menjalani perkuliahan. Dari transkip nilai, nilai terendah yang pernah diraihnya adalah B. dan IPK yang dibawanya hingga gelar sarjana adalah 3,64. IP  3,64 juga menjadikan Dewi sebagai “Lulusan Terbaik” program studi Agribisnis FP UNAND pada wisuda 1 tahun 2018 lalu.

Untuk prestasi non akademik, Dewi mencoba memasuki dunia organisasi sejak di tahun pertama berkuliah. Tahun pertama dia mencoba mengenal dunia organisasi melalui himpunan mahasiswa agribisnis (HIMAGRI) berbarengan dengan lembaga dakwah Fakultas yaitu FORSTUDI FP UNAND. Tahun kedua Dewi mulai menjabat sebagai Sekretaris Daerah BEM KM FP UNAND 2015/2016, pada tahun ke 3 Dewi menjabat sebagai Sekretaris Umum/Wakil Ketua II DPM KM FP UNAND 2016/2017, dan di tahun ke 4 Dewi naik ke tingkat UNAND dan menjabat sebagai Sekretaris Menteri Sosial Politik BEM KM UNAND 2017.                                                

Kepadatan organisasi juga tidak menghalangi aktivitas lain seperti menjadi mentor agama islam dan juga mengembangkan hobbi menulisnya. Dewi pernah mengikuti perlombaan menulis puisi dan meraih juara 3 lomba puisi. Selain itu tulisannya juga dimuat di buku Faperta BEM KM FP UNAND 2015. Hingga sekarang Dewi melanjutkan hobi menulis melalui akun blog miliknya.

Bagi dewi, kuliah dengan organisasi bukanlah sesuatu yang berlawanan. Aktif kuliah bukan alasan untuk tidak aktif organisasi, pun sebaliknya organisasi juga bukan penyebab dari gagal atau kacaunya kuliah. Keduanya adalah simbiosis mutualisme yang akan saling mendukung satu sama lain. Hal ini terbukti, Dewi meraih dua gelar sekaligus pada wisuda 1 2018 lalu sebagai lulusan terbaik dan juga “Bintang Aktivis Kampus”.

Saat ini Dewi sudah bekerja sebagai fasilitator program di lembaga kemanusiaan PKPU HI. Motivasi Dewi adalah “melakukan sesuatu dengan cinta adalah keberhasilan yang sudah diraih sejak awal, dan akan menjadi keberhasilan yang hakiki jika cinta itu bersebab karenaNya”

  

Dewi – LN Subag Akademik & Kemahasiswaan

13 Maret 2018 In Berita

Lailatul Zuhri Indriani, lahir di Tanjung Alam tepat pada tanggal 29 Maret 1995 silam. Merupakan salah satu mahasiswi Fakultas Pertanian, program studi Agroteknologi 2013. Lahir dari pasangan Drs. Delwijhon Sandre dan Yenni Sastri, SH.

Menjadi mahasiswa di Fakultas Pertanian bukanlah impian utamanya. Akan tetapi ketika mendapatkan motivasi semasa BAKTI, semangatnya bangkit untuk membuktikan bahwa menjadi Sarjana Pertanian bukanlah hal yang buruk.

Gadis yang akrab disapa Laila ini pun mulai belajar lebih giat dan mengenal ilmu pertanian lebih dalam lagi. Cemooh teman-teman semasa sekolahnya yang memandang sebelah mata Fakultasnya ingin ia patahkan. Untuk membantu mewujudkan hal tersebut, ia juga aktif menjadi salah satu anggota unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas yaitu UKPM Genta Andalas. Tidak hanya sekedar belajar menjadi seorang jurnalis, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bisa menggali informasi pertanian ke pejabat-pejabat terkait di sekitar kota Padang. Dengan tambahan skill tersebut ia akhirnya bisa memperdalam ilmu pertanian dari kasus di lapangan. Apalagi Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang potensi pertaniannya tergolong tinggi.

Selama di Genta Andalas, ia harus membagi waktu antara aktivitas jurnalis dan akademiknya yang begitu padat. Diamanahkan sebagai Pimpinan Divisi Produksi UKPM Genta Andalas periode 2015/2016, ia berhasil menerbitkan beberapa tabloid, update tulisan di portal berita, dan menulis di koran lokal seperti Padang Ekspress. Bahkan pada November 2015, ia sempat diamanahkan sebagai Ketua Panitia Seminar Nasional Bersama Kemal Pahlevi dan Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional III.

Aktivitas jurnalis yang tak kenal waktu juga tak menghalanginya untuk fokus pada akademik. Setiap semester nilai Indeks Prestasi yang diraihnya tak pernah berada di bawah 3,0. Ia cukup pandai dalam membagi waktu antara organisasi dan akademik. Bahkan selama 7 bulan penelitian tanaman tomat di Kabupaten Agam, ia masih aktif menulis untuk portal berita.

Pada wisuda I 2018 ini, ia akhirnya berhasil meraih tiga gelar yang mungkin menjadi impian semua wisudawan saat prosesi wisuda tiba. Yang pertama gelar sarjana, yang kedua sebagai Lulusan Terbaik dari Fakultas Pertanian dengan predikat sangat memuaskan, dan yang ketiga sebagai Bintang Aktivis Kampus perwakilan UKPM Genta Andalas.

Terakhir pesan darinya adalah untuk jangan patah semangat melawan keadaan yang tidak sesuai dengan kehendak kita. Buktikan bahwa kita bisa dan akan menjadi yang terbaik dari yang bisa.

 

Laila – LN Subag Akademik & Kemahasiswaan

09 Maret 2018 In Berita

Nevia Prima Vera merupakan alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas program studi Agroteknologi. Merupakan salah satu Bintang Aktivis Kampus pada Wisuda 1 tahun 2018. Sejak masuk ke dunia kampus pada tahun 2013, Nevia aktif di berbagai organisasi mulai dari Relawan Sosial BEM KM UNAND, Forstudi FP Unand, dan BEM KM FP UNAND.

Tidak hanya di dalam kampus, ia juga aktif di organisasi ekstra kampus yaitu Forum Indonesia Muda, HMI Komisariat Pertanian Unand, Tabloid Pertanian Suara Afta, dan Minangkabau Bussines School and Entrepreneurship Center (MBS-EC).

Aktif di berbagai organisasi tidak membuatnya melupakan prestasi akademis. Selama masa perkuliahan, ia adalah penerima beasiswa PPA (Penunjang Prestasi Akademik) selama 2 tahun penerimaan berturut-turut dan merupakan peserta Student Exchange ke An Giang University Vietnam. Belajar dari pengalaman menjadi mahasiswa yang aktif dalam organisasi, menurutnya pembelajaran tentang kehidupan yang sebenarnya tidak sepenuhnya didapat di bangku perkuliahan tetapi harus dilengkapi dengan pengalaman dalam beroganisasi.

 

Nevia  –  LN Subag Akademik & Kemahasiswaan

07 Maret 2018 In Berita

Kurnia Afridilla biasa dipangil Dilla. Diterima di Universitas Andalas melalui jalur SNMPTN pada tahun 2013 di Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi. Ketika semester 5, Dilla mengambil bidang kajian ilmiah Pemuliaan Tanaman dengan konsentrasi Ilmu Benih. Ayah seorang pedagang kaki lima di Pasar Raya, ibu seorang ibu rumah tangga. Terlahir sebagai anak ke dua dari 4 bersaudara yang dibesarkan di Kota Padang Perum. Banuaran blok G8.

Sejak semester 1 sudah aktif  berorganisasi di kampus. Mengawali organisasi dengan mengikuti pelatihan kepemimpinan yang diadakan oleh BEM KM FP UNAND yang bernama FYWC. Pelatihan yang dijalani selama 1 periode kepengurusan (kurang lebih 1 tahun) memberikan banyak pengalaman. Mengikuti banyak kegiatan, Dilla sudah terbiasa menjadi panitia acara yang diadakan oleh BEM KM FP UNAND maupun acara teman-teman angkatkan.

Lulus dari FYWC, bergabung di BEM KM FP UNAND menjadi staf dinas Advokasi untuk Kabinet Faperta Bersatu periode 2014/2015. Dinas Advokasi merupakan dinas yang mendampingi mahasiswa dalam mengatasi setiap permasalahan di Fakultas Pertanian khususnya dan memberikan pelayanan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Disini Dilla mendapatkan tantangan untuk menerima berbagai macam pengaduan mahasiswa yang tentunya pengaduan tersebut akan diproses terlebih dahulu sebelum dicarikan solusinya. Disamping itu dinas Advokasi ini merupakan fasilitator pihak dekanat dengan mahasiswa.

Setelah masa kepengurusan selesai, Dilla ingin mewujudkan cita-citanya yang ingin menjadi anggota BEM KM UNAND. Pada Kabinet Bangkit dan Solid BEM KM UNAND periode 2015/2016 menjadi staff Kementerian Sosial Politik bidang Kesejahteraan Mahasiswa. Bidang Kesejahteraan Mahasiswa (Kesma) memiliki fungsi dan tujuan yang sama dengan dinas Advokasi di BEM Fakultas. Perbedaannya terletak pada cakupan kerja. Dinas Advokasi bekerja untuk mahasiswa Fakultas, sedangkan Kesma bekerja untuk mahasiswa semua Fakultas. Seiring berjalannya waktu, Dilla diangkat menjadi kepala bidang Kesma menggantikan kepala bidang sebelumnya yang mengundurkan diri karena alasan tertentu. Tentu saja tugas yang diemban menjadi lebih dari sebelumnya.

Menyelesaikan satu periode kepengurusan, melanjutkan pengabdian di Kabinet berikutnya. Dilla diberikan amanah menjadi Sekretaris Menteri Kesejahteraan Mahasiswa dan Masyarakat BEM KM UNAND Kabinet Sinergis dan Responsif periode 2016/2017. Bersama anggota Kemenkesma bekerja sama untuk menjadi fasilitator pihak rektorat dengan mahasiswa untuk menyelesaikan permasalahan mahasiswa UNAND.

 

Dilla  –  LN Subag Akademik & Kemahasiswaan