Launching Riset Pengembangan Inovasi Kolaborasi Pertanian Presisi Bawang Merah di Tanah Datar

02 Juli 2021

dek7

dek3

02 Juli 2021, Jumat - Tanah Datar. Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan banyak teknologi pertanian sebagai upaya meningkatkan hasil dan kualitas produk pertanian.

Pada kesempatan ini, Badan Litbang Pertanian mengadakan Riset Pengembangan Inovasi Kolaboratif bawang merah lahan kering dataran tinggi dengan menerapkan Teknologi budidaya dan mekanisasi pertanian.

Launching Demfarm Pertanian Presisi bawang merah, Jum'at (2/7), dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian SH, MH, Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) Dr. Husnain, M.Sc, anggota komisi IV DPR RI H. Hermanto, Kepala BPTP Sumbar, Dekan Fakultas Pertanian Unand, Kadis pertanian tanah datar, pemuka masyarakat serta Penyuluh dan Petani Nagari Pandai Sikek dan Koto Laweh Kab. Tanah Datar.

Dalam sambutannya, Dr. Husnain, M.Sc Kepala BBSDLP mengatakan bahwa dalam Riset Pengembangan Inovasi Kolaboratif Bawang Merah Lahan Kering Dataran Tinggi ini ada 9 satker yang terlibat, jadi ada banyak pihak yang terlibat disini, ada yang mengelola lahan/tanah nya, mengelola air, pemetaan, budidaya, kelembagaan serta Inovasi lainnya. Dengan pertanian Presisi ini kita harapkan produksi pertanian meningkat dibandingkan kondisi eksisting petani selama ini, jadi jika hasilnya tidak meningkat maka berarti teknologi yang kita terapkan disini tidak berhasil, pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Badan Litbang pertanian, yang sudah membawa teknologi kesini sehingga kami harapkan pertanian di tanah datar lebih maju dan produksi meningkat. Wakil bupati milenial itu juga menyampaikan harapan tak hanya bekerja sama dalam produksi, kami juga sangat berharap untuk bekerjasama dalam pemasaran hasil pertanian nya, lebih lanjut ia mengatakan selama ini masyarakat hanya menjual bawang segar, di harapkan setelah ini juga menjual hasil pasca panen, tuturnya.
Wakil Bupati juga mengucapkan terimakasih, telah membuka diri terhadap inovasi baru ini, tidak ada yang menolak inovasi yang dibawa kesini, kami harap masyarakat yang mendapatkan kegiatan ini, tolong di jaga dan dilaksanakan hasil riset ini dengan baik, jika produksi disini meningkat maka yang lain akan mengikuti, tegasnya.

Anggota komisi IV. DPR RI, Dr. Hermanto mengungkapkan, Kegiatan ini merupakan titik temu kita antara peneliti, pemerintah dan petani serta Penyuluh. Kami berharap agar Pemda mendukung kegiatan yang dibawah ke daerah agar selaras antara teknologi, riset dan angggarannya. "Kami di DPR selalu mendukung teknologi yang dihasilkan dengan anggaran sehingga bisa dilaksanakan dengan baik,
Dengan masuknya teknologi ke dunia pertanian, kita berharap produktivitas meningkat kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

Launching Demfarm Pertanian Presisi ini ditandai dengan tanam perdana bawang merah bersama, mengaktifkan hose spray sistem pengairan otomatis bawang merah dan demonstrasi penggunaan mesin pengolah tanah dan implemen pembuat guludan. (WindaR)

Launching riset Pengembangan Inovasi Kolaborasi Pertanian Presisi Bawang Merah ini juga diikuti mahasiswa magang di Kab tanah datar dan BPTP sukarami.

dek2

Foto Bersama Alumni Faperta Unand ibuk Dr Husnain selaku  kepala BBSDLP.

dek1

dek6

dek4

dek5

 

 

 

Read 525 times